Penjualan mobil nasional April 2026 masih dikuasai Toyota, namun peta persaingan mulai bergeser. BYD sukses melampaui Honda dan masuk jajaran tiga besar, menandai perubahan preferensi pasar ke arah mobil listrik.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) untuk wholesales April 2026 menunjukkan Toyota masih perkasa di puncak dengan total penjualan 28.500 unit. Angka ini turun tipis 2 persen dibanding Maret 2026, tetapi cukup untuk mempertahankan dominasi pabrikan asal Jepang itu.
Kejutan datang dari BYD. Pabrikan asal China ini mencatat penjualan 12.100 unit, naik 15 persen secara bulanan. Hasil itu sekaligus menggeser Honda yang harus puas di peringkat keempat dengan 11.800 unit—turun 8 persen dari bulan sebelumnya.
Ini pertama kalinya BYD masuk tiga besar pasar otomotif Indonesia. Model listrik BYD M6 dan Seal disebut-sebut sebagai kontributor utama lonjakan penjualan tersebut.
Daihatsu menempati posisi kedua dengan 19.200 unit, stabil sejak awal tahun. Suzuki di peringkat kelima mencatat 9.500 unit, turun tipis karena model lawas mulai ditinggalkan konsumen yang beralih ke kendaraan elektrifikasi.
Mitsubishi dan Hyundai bersaing ketat di posisi enam dan tujuh. Mitsubishi unggul tipis 7.800 unit berkat andalan Xpander, sementara Hyundai mencatat 7.200 unit—sebagian besar dari model listrik Ioniq 5 dan Kona Electric.
Penurunan Honda terjadi di tengah agresivitas BYD yang gencar memperluas jaringan dealer dan memberikan insentif untuk pembelian mobil listrik. Honda sendiri belum memiliki model BEV (Battery Electric Vehicle) massal di Indonesia selain Honda e yang dipasarkan secara terbatas.
“Kami melihat pergeseran ini sebagai alarm. Konsumen Indonesia mulai menjadikan biaya operasional sebagai pertimbangan utama, bukan lagi sekadar merek,” ujar analis otomotif dari Institut Teknologi Bandung, Yudo Haryanto, kepada Bisnis.com.
Data Gaikindo menunjukkan total penjualan wholesales April 2026 mencapai 108.000 unit, naik 3 persen dibanding bulan yang sama tahun lalu. Namun, pertumbuhan itu didorong hampir seluruhnya oleh segmen kendaraan listrik dan hybrid.
Jika tren ini berlanjut, posisi Honda dan Suzuki bisa terus tergerus. BYD diprediksi akan memperkuat penetrasi dengan model baru yang lebih murah, sementara Toyota dan Daihatsu masih mengandalkan model hybrid sebagai jembatan sebelum full elektrifikasi.