MAMUJU — Puluhan kader organisasi mahasiswa Islam bersama jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Majene bergerak ke salah satu TPQ di Kabupaten Majene, Jumat (17/7/2026). Mereka tidak sekadar bersilaturahmi, tetapi membawa paket Al-Qur’an, Iqra, dan Juz Amma untuk menunjang pembelajaran anak-anak di lembaga pendidikan keagamaan tersebut.
Kegiatan ini diprakarsai oleh Kanit Lantas Polres Majene, Ipda Riefky DJ Al Idrus, bersama kader HMI dan PMII. Ramli, Sekjen BADKO HMI Sulbar, menilai langkah itu sebagai bukti nyata bahwa hubungan antara mahasiswa dan aparat kepolisian bisa melahirkan kerja sosial yang berdampak langsung ke masyarakat.
Modal Sosial untuk Penguatan Literasi Al-Qur’an
Menurut Ramli, penyaluran kitab suci dan buku baca tulis Al-Qur’an ini bukan sekadar bantuan fisik. “Kegiatan ini menunjukkan semangat kebersamaan serta kepedulian terhadap peningkatan literasi Al-Qur’an di kalangan anak-anak dan generasi muda,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi lintas organisasi semacam ini menjadi contoh baik dalam membangun kedekatan antara kepolisian, mahasiswa, dan warga. “Sinergi yang telah terbangun harus terus berlanjut melalui program sosial dan keagamaan yang memberikan manfaat langsung,” kata Ramli.
Harapan: dari TPQ ke Program Sosial Lainnya
Ramli berharap kegiatan serupa bisa direplikasi di daerah lain di Sulawesi Barat. “Semoga menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk bersama-sama berkontribusi dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang berakhlak dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan,” tutupnya.
Ipda Riefky DJ Al Idrus bersama rombongan memilih TPQ sebagai sasaran karena lembaga itu menjadi garda depan pendidikan agama anak-anak di tingkat kampung. Bantuan yang disalurkan diharapkan menambah semangat pengajar dan santri dalam proses belajar mengaji.