SULAWESI BARAT — Penunjukan Cherundolo diumumkan pada Kamis lalu. Mantan bek timnas AS tersebut akan membangun program U-23 menjelang Olimpiade Musim Panas 2028 yang juga akan digelar di Amerika Serikat.
Rekam Jejak Cherundolo: Dari Bundesliga ke MLS Cup
Cherundolo bukan nama baru di sepak bola AS. Sebagai pemain, ia mengoleksi 87 caps untuk USMNT antara 1999 hingga 2012 dan tampil di tiga edisi Piala Dunia. Ia juga bermain 15 musim untuk Hannover 96 di Jerman, menjadikannya pemain AS dengan masa bakti terlama dalam sejarah Bundesliga.
Pada 2013, Cherundolo masuk dalam daftar "All-Time Best XI" USMNT dan menjadi anggota National Soccer Hall of Fame. Setelah pensiun, ia meraih Lisensi Pro UEFA dan memulai karier kepelatihan di level junior Jerman.
Kariernya melejit saat menangani LAFC pada 2022. Di musim pertamanya, ia mempersembahkan gelar MLS Cup dan Supporters' Shield. Ia juga membawa LAFC juara U.S. Open Cup 2024 sebelum hengkang pada 2025.
Alasan Onyewu Pilih Cherundolo untuk Tim U-23
Keputusan merekrut Cherundolo melibatkan Wakil Presiden Bidang Olahraga U.S. Soccer, Oguchi Onyewu. Pencarian direktur olahraga pengganti Matt Crocker yang hengkang pada April masih berlangsung, sehingga Onyewu memainkan peran kunci.
“Pengalaman melatih Steve yang luas serta latar belakangnya yang telah melalui sistem sepak bola pemuda Amerika memberinya pemahaman unik tentang gaya permainan Amerika dan Eropa,” kata Onyewu. “Setelah bermain bersama Steve di dua Piala Dunia, saya telah melihat secara langsung dampak yang dapat ia berikan pada tim.”
Tim U-23 AS sebelumnya diasuh Marko Mitrovic yang kini melatih New England Revolution. Skuad ini sudah dua kali berkumpul pada 2025: mengalahkan Jepang dan Korea Selatan pada Maret, lalu menang atas Ukraina dan kalah dari Uzbekistan pada Juni.
Target Olimpiade 2028 dan Pemain Potensial
Cherundolo akan membangun tim di Pusat Pelatihan Nasional Arthur M. Blank yang baru di Georgia. Ia juga akan memantau pemain-pemain muda yang sudah tampil di skuad terbaru, seperti Damion Downs, Cole Campbell, dan Rokas Pukstas dari Eropa, serta Peyton Miller, Reed Baker-Whiting, dan Taha Habroune dari MLS.
“Mewakili Amerika Serikat di Olimpiade adalah salah satu kehormatan terbesar dalam dunia olahraga,” ujar Cherundolo. “Saya yakin kami memiliki sekelompok pemain yang menarik dengan potensi luar biasa. Tanggung jawab kami adalah bertanding dengan keberanian, kerendahan hati, dan identitas yang jelas.”
Jeda internasional berikutnya dijadwalkan mulai 21 September hingga 6 Oktober. Itu akan menjadi kesempatan pertama Cherundolo untuk memimpin tim U-23 dalam pertandingan persahabatan.