Disney+ Rekrut Philip Pratt dari Amazon untuk Pimpin Original Jerman, Swiss, Austria

Penulis: Sutomo  •  Senin, 12 Oktober 2026 | 16:49:01 WIB
Philip Pratt meninggalkan Amazon MGM Studios untuk bergabung dengan Disney+ sebagai Vice President.

SULAWESI BARAT — Disney+ resmi merekrut Philip Pratt, eksekutif Amazon MGM Studios, untuk memimpin produksi original di wilayah Jerman, Swiss, dan Austria. Pratt yang telah 11 tahun menangani produksi original Prime Video Jerman akan bergabung sebagai VP awal tahun depan, melapor ke bos konten EMEA Angela Jain. Langkah ini menandai fase baru ekspansi konten lokal Disney+ di pasar Eropa berbahasa Jerman.

Philip Pratt meninggalkan Amazon MGM Studios setelah 11 tahun berkarier di sana. Selama lebih dari satu dekade, ia bertanggung jawab atas sejumlah produksi original Prime Video Jerman yang sukses di pasar internasional. Posisi barunya di Disney+ akan dimulai awal tahun depan dengan gelar Vice President, melapor langsung kepada Angela Jain selaku kepala konten EMEA.

Jejak Pratt di Amazon MGM Studios

Di Amazon, Pratt menangani beragam genre mulai dari drama remaja hingga kompetisi realitas. Salah satu karya paling menonjol adalah "Maxton Hall", drama YA yang menjadi fenomena streaming global. Ia juga menggarap komedi "LOL: Last One Laughing" dan ajang kompetisi "The 50".

Portofolio tersebut membuat Pratt dipercaya memimpin lini original Disney+ di kawasan DACH, akronim untuk Jerman, Swiss, dan Austria. Kawasan ini dikenal sebagai pasar yang kompetitif dengan penonton yang selektif terhadap konten berbahasa Jerman.

Alasan Disney+ Merekrut Pratt

Angela Jain menyebut rekam jejak kreatif Pratt sebagai alasan utama pemilihannya. Menurutnya, Disney+ ingin menghadirkan cerita lokal yang berani dan khas.

"As we grow our local originals for Disney+ in EMEA, we want to back bold, distinctive storytelling that feels relevant to local audiences and can stand out and get noticed," kata Jain. "Philip's creative track record and experience make him the perfect person to lead that work across Germany, Switzerland and Austria, partnering with exceptional producers and talent to build a slate that gets audiences talking."

Pratt sendiri menyambut posisi barunya dengan antusias. Ia menyebut ambisi Disney dalam bercerita original sebagai daya tarik utama.

"It is an honour to join The Walt Disney Company. Disney's ambition for original storytelling is one I'm proud to help build on. I look forward to working with incredibly creative talent to bring stories to Disney+ that entertain, resonate and reach millions of viewers across Germany, Switzerland, Austria and beyond. I envision Disney+ to be a creative home where producers and talent come together, take bold ideas forward and create extraordinary entertainment," ujarnya.

Pencapaian Original Disney+ di Kawasan DACH

Disney+ pertama kali meluncurkan original lokal Jerman pada 2021. Sejak itu, konten-konten mereka mengumpulkan lebih dari 30 nominasi dan 13 kemenangan di ajang penghargaan Jerman maupun internasional. Beberapa judul yang menonjol antara lain "Sam A Saxon", drama "The Interpreter of Silence", dan serial pemenang penghargaan "Call My Agent Berlin".

Pipeline produksi yang tengah disiapkan mencakup "Vienna Game", "Nele Neuhaus Monster", "Westwell", serta produksi Swiss yang baru diumumkan, "Under The Ice". Deretan ini menunjukkan komitmen Disney+ memperkuat konten berbahasa Jerman di platform mereka.

Rencana Besar Disney di Pasar Internasional

Di bawah CEO baru Josh D'Amaro, Disney berencana meningkatkan investasi secara signifikan pada serial Disney+ global. Salah satu targetnya adalah melipatgandakan volume acara internasional hingga tiga kali lipat. Beberapa judul yang sudah dalam antrean termasuk "Breslau 2" dari Polandia, "Mosquito" dari Inggris, dan "Murder on Lake Garda" dari Italia.

Langkah agresif ini menempatkan Disney+ dalam persaingan ketat dengan platform streaming lain di Eropa. Rekrutmen Pratt menjadi sinyal bahwa Disney serius menggarap pasar berbahasa Jerman, yang selama ini didominasi konten lokal kuat dan produksi Netflix serta Amazon.

Reporter: Sutomo
Sumber: variety.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top