SULAWESI BARAT — Manajemen KAI melaporkan bahwa program diskon tarif sebesar 30 persen untuk periode libur sekolah 2026 mendapat sambutan luar biasa dari pelanggan. Hampir satu juta tiket telah dibeli masyarakat, menandakan bahwa moda transportasi kereta api tetap menjadi pilihan utama untuk perjalanan jarak jauh.
Pembelian tiket diskon ini terjadi secara masif sejak hari pertama penjualan dibuka. Banyak pelanggan yang memanfaatkan momen ini untuk merencanakan liburan keluarga atau pulang kampung.
KAI menyediakan kuota khusus untuk program ini di berbagai rute favorit, seperti Jakarta-Surabaya, Bandung-Yogyakarta, dan rute lintas Sumatera. Pihak operator terus menambah kapasitas gerbong untuk mengakomodasi lonjakan peminat.
Diskon besar-besaran ini merupakan bagian dari strategi KAI untuk mendorong sektor pariwisata dan menjaga daya beli masyarakat. Dengan potongan harga separuh lebih, biaya perjalanan menjadi lebih terjangkau bagi kalangan menengah ke bawah.
KAI juga menggandeng sejumlah mitra usaha untuk memberikan paket perjalanan terintegrasi, termasuk tiket masuk objek wisata dan voucher hotel. Langkah ini diharapkan bisa menggerakkan ekonomi lokal di kota-kota tujuan kereta api.
Para penumpang yang berhasil mendapatkan tiket diskon mengaku sangat terbantu. Mereka bisa berlibur atau bersilaturahmi ke kampung halaman tanpa harus menguras tabungan.
Seorang pelanggan asal Jakarta, misalnya, mengaku bisa menghemat hingga Rp 150 ribu untuk perjalanan pulang-pergi ke Semarang. "Biasanya saya harus merogoh kocek lebih dalam untuk mudik ke Solo. Dengan potongan 30 persen, saya bisa menghemat sekitar Rp 100 ribu," ujarnya.
KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan program serupa di momen-momen liburan nasional mendatang. Perseroan menargetkan okupansi kereta tetap di atas 80 persen sepanjang tahun ini. Dengan antusiasme yang tinggi, sektor perkeretaapian Indonesia diprediksi akan terus tumbuh positif.