MAMUJU — Pembangunan RTLH di Dusun Pammulukang Barat menjadi salah satu fokus Satgas TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Mamuju. Pekerjaan rumah warga itu kini memasuki tahap penyusunan dinding bata, setelah sebelumnya melewati persiapan lahan dan pondasi.
Progres tersebut tergambar dari bata yang sudah tersusun berdiri di lokasi. Satgas menyebut tahapan pengerjaan berjalan bertahap sesuai rencana yang ditetapkan sejak pembukaan kegiatan.
Mengapa RTLH Jadi Prioritas Program TMMD
Kolonel Arm Andang Radianto menjelaskan pembangunan RTLH merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat. Menurutnya, sasaran utama program adalah warga yang membutuhkan tempat tinggal layak.
"Pembangunan RTLH merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya dalam membantu warga yang membutuhkan tempat tinggal layak," kata Andang.
Melalui TMMD ke-130, Satgas berupaya melaksanakan pekerjaan secara bertahap dengan mengedepankan semangat gotong royong, kebersamaan, dan tanggung jawab. Pola itu dipakai agar pembangunan berjalan sesuai rencana yang sudah disusun.
TMMD Tidak Hanya Bangun Infrastruktur
Andang menegaskan program TMMD tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur fisik. Kegiatan ini turut menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, termasuk penyediaan hunian layak bagi warga yang membutuhkan.
Pendekatan tersebut membuat TMMD di Mamuju menyentuh dua sisi sekaligus: pekerjaan konstruksi di lapangan dan pemenuhan kebutuhan dasar penerima manfaat. Warga penerima bantuan RTLH menjadi pihak yang langsung merasakan hasilnya.
Harapan Setelah Rumah Rampung
Kodim 1418/Mamuju berharap hasil program TMMD ke-130 memberikan manfaat nyata bagi penerima bantuan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Kecamatan Kalukku.
Pengerjaan RTLH di Dusun Pammulukang Barat masih berlanjut. Satgas TMMD ke-130 akan melanjutkan tahapan konstruksi hingga bangunan siap dihuni penerima manfaat.