SULAWESI BARAT — Pindad Maung Garuda resmi dipakai sebagai mobil dinas menteri, wakil menteri, dan pejabat setingkat dengan mesin turbo diesel 2.200 cc bertenaga 199 HP. Sebanyak 18 unit sudah didistribusikan untuk menteri koordinator dan kepala lembaga. Spesifikasinya disebut berbeda dari Maung kepresidenan dan baru akan diungkap penuh pada 20 Oktober.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut sudah ada 18 unit Pindad Maung Garuda yang disalurkan sebagai mobil dinas menteri koordinator dan kepala lembaga. Penggunaan kendaraan produksi PT Pindad ini menandai peralihan dari sedan Crown yang sebelumnya dipakai para pejabat.
Mesin Turbo Diesel 2.200 cc Setara SsangYong Rexton
Dapur pacu Maung Garuda mengusung mesin 2.200 cc turbo diesel yang identik dengan unit di SsangYong Rexton. Tenaganya mencapai 202 PS atau setara 199 HP, dengan torsi puncak 441 Nm.
Mesin tersebut dipasangkan dengan transmisi otomatis 8 percepatan. Basis teknis SsangYong memang bukan hal baru bagi Pindad, dan pada Maung Garuda kemiripan itu terlihat jelas di sejumlah komponen interior.
Dasbor dan Fitur Interior yang Menyerupai Rexton
Kemiripan dengan SsangYong Rexton terlihat dari dasbor, pengontrol AC, konsol tengah, tuas persneling, hingga setir. Fitur hiburan mengandalkan layar sentuh 12,3 inci yang dilengkapi kamera 360.
- Dual zone climate control
- Heated front and rear outer seat
- Tyre pressure monitoring system
- Layar sentuh 12,3 inci
- Kamera 360 derajat
- Sunroof (tidak tersedia pada unit untuk menteri)
Kabin Lebih Lega, Kursi Baris Kedua Bisa Reclining
Airlangga menyebut kabin Maung Garuda jauh lebih luas dibanding mobil dinas sebelumnya. Kursi di baris kedua bisa direbahkan, dan penumpang mendapat fitur bluetooth serta layar sentuh.
"Dibandingkan Crown ini jauh lebih lega. Baik dari segi kepala maupun kaki. Sangat kompetitif. Ini premium karena ini kan setara dengan apa namanya SsangYong dari Korea," ujar Airlangga.
Spesifikasi untuk Menteri Dibedakan dari Maung Kepresidenan
Chief Technology Officer Badan Pengelola Investasi Danantara Sigit Puji Santosa memastikan spesifikasi Maung Garuda untuk para menteri berbeda dari versi kepresidenan. Ia belum memerinci perbedaannya.
"Spesifikasinya beda dong (dengan presiden), cukup banyak. Tapi nanti mungkin tunggu 20 Oktober ya, nanti akan ada kejutan," kata Sigit, dikutip dari Antara.
Pasokan KD Kit dari KG Mobility
KG Mobility, produsen SsangYong, mengirim mobil dalam bentuk terurai atau KD kit ke Indonesia untuk dirakit Pindad. Sepanjang tahun lalu, KGM mengekspor 1.060 unit KD Rexton ke Indonesia.
"KGM telah mengekspor 1.060 KD (SsangYong) Rexton ke Indonesia tahun lalu dan berencana untuk mengekspor 3.000 unit tahun ini," demikian pernyataan KG Mobility dalam siaran persnya.
Distribusi Maung Garuda ke jajaran menteri berlangsung bertahap. Detail lengkap spesifikasi versi menteri dijadwalkan terungkap pada 20 Oktober mendatang.