Pencarian

Bapenda Sulbar Siapkan Penguatan Fiskal untuk Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen pada 2025-2029

Selasa, 06 Oktober 2026 • 11:46:01 WIB
Bapenda Sulbar Siapkan Penguatan Fiskal untuk Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen pada 2025-2029
Plt Sekretaris Bapenda Sulbar Ulwiah menghadiri forum koordinasi lintas perangkat daerah di Mamuju.

MAMUJU — Target pertumbuhan ekonomi 8 persen bagi Sulawesi Barat bukan angka yang bisa dikejar satu perangkat daerah sendirian. Plt Sekretaris Bapenda Sulbar Ulwiah hadir dalam forum yang diikuti sejumlah perangkat daerah lingkup Pemprov Sulbar tersebut.

Target itu sendiri sudah tertuang dalam Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Barat Nomor 5 Tahun 2025 tentang RPJMD Sulbar 2025-2029. Pemerintah daerah mendorong pencapaiannya lewat penguatan sinergi lintas sektor dan optimalisasi potensi ekonomi wilayah.

Mengapa Bapenda Menilai Fiskal Daerah Jadi Kunci

Bagi Bapenda, pertumbuhan ekonomi tidak berhenti pada naiknya aktivitas warga dan dunia usaha. Pertumbuhan itu diharapkan membuka ruang lebih besar bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Bapenda Sulbar Abd. Wahab Hasan Sulur menyebut pencapaian target pertumbuhan ekonomi menuntut keterlibatan seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan. Menurutnya, potensi ekonomi yang ada harus dikembangkan secara optimal agar manfaatnya terasa nyata bagi masyarakat.

"Percepatan pertumbuhan ekonomi merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera. Karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi seluruh perangkat daerah agar potensi ekonomi yang ada dapat dikembangkan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Abd. Wahab.

Pertumbuhan Ekonomi dan Pendapatan Daerah Harus Seiring

Abd. Wahab menegaskan pertumbuhan ekonomi dan penguatan fiskal daerah tidak bisa dipisahkan. Meningkatnya aktivitas ekonomi, katanya, harus diikuti pengelolaan potensi pendapatan daerah secara optimal.

"Pertumbuhan ekonomi dan penguatan fiskal daerah harus berjalan beriringan. Ketika perekonomian tumbuh, potensi pendapatan daerah juga harus mampu kita kelola secara optimal dengan tetap mengedepankan transparansi, akuntabilitas, kepatuhan, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat," jelasnya.

Ia menilai target 8 persen bukan pekerjaan yang bisa diselesaikan satu organisasi perangkat daerah. Dibutuhkan konsistensi kebijakan, koordinasi lintas sektor, dan langkah konkret yang berkelanjutan.

Peran Bapenda dan Tindak Lanjut Keputusan Gubernur

Bapenda menyatakan siap mendukung agenda Pemprov Sulbar melalui penguatan tata kelola pendapatan daerah. Fiskal daerah yang kuat dinilai akan memberi ruang lebih besar bagi pemerintah untuk membiayai pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan di Ruang Teater Kantor Gubernur Sulbar itu juga menjadi bagian dari tindak lanjut Keputusan Gubernur Sulawesi Barat Nomor 57 Tahun 2026 tentang Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Provinsi Sulawesi Barat.

Lewat forum tersebut, perangkat daerah didorong mengidentifikasi potensi dan tantangan ekonomi serta menyusun langkah strategis bersama. Bapenda menegaskan akan mengambil peran melalui penguatan tata kelola pendapatan daerah yang efektif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Follow infomandar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: editorial9.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks