Pencarian

Stok Beras Nasional Tembus 5,4 Juta Ton, BULOG Klaim Tertinggi Sepanjang Sejarah

Minggu, 12 Juli 2026 • 12:50:01 WIB
Stok Beras Nasional Tembus 5,4 Juta Ton, BULOG Klaim Tertinggi Sepanjang Sejarah
Ketua Komisi IV DPR RI memimpin panen raya di Desa Wonosari, Klaten.

SULAWESI BARAT — Dalam kunjungan ke Desa Wonosari, Kecamatan Trucuk, Klaten, rombongan Komisi IV DPR RI yang dipimpin Ketua Siti Hediati Hariyadi memulai agenda dengan panen raya. Kegiatan itu menggunakan metode manual dan mesin combine harvester sebagai simbol modernisasi pertanian.

Direktur Utama BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menyebut capaian stok 5,4 juta ton ini merupakan hasil kerja bersama. "Kolaborasi petani, penyuluh, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pupuk Indonesia, dan Tim Jemput Gabah BULOG menjadi fondasi utama," ujarnya.

Ia merinci, hingga semester pertama 2026, BULOG telah menyerap 3,2 juta ton gabah setara beras. Angka itu mendekati target tahunan sebesar 4 juta ton. Penyerapan dilakukan dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah Rp6.500 per kilogram, sesuai Instruksi Presiden.

Petani Klaten Rasakan Dampak HPP Rp6.500

Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi, menekankan bahwa kebijakan HPP tersebut benar-benar dirasakan petani di lapangan. "Petani sangat bersyukur dengan penetapan harga gabah Rp6.500. Ditambah berbagai bantuan, kebijakan ini benar-benar dirasakan manfaatnya," kata Siti.

Ia berharap kebijakan yang berpihak pada petani terus dipertahankan agar produksi pangan nasional meningkat. Dalam kesempatan yang sama, BULOG juga menyerahkan bantuan berupa timbangan digital, paket sembako untuk Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), dan alat tulis bagi anak-anak di sekitar area pertanian.

Target Swasembada Berkelanjutan

Rizal menegaskan BULOG akan terus memperkuat penyerapan hasil panen di berbagai daerah. "Kami akan terus hadir di tengah petani, memastikan hasil panen terserap, menjaga stabilitas harga, dan memperkuat cadangan pangan nasional," tambahnya.

Dengan stok 5,4 juta ton dan serapan yang terus berjalan, BULOG optimistis target swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah dapat tercapai secara berkelanjutan. Sinergi antara DPR, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan petani dinilai menjadi kunci keberhasilan ekosistem pertanian nasional.

Follow infomandar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rentak.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks