MAMUJU — Kabut asap yang menyelimuti kawasan Sulawesi Barat membuat jajaran Ditlantas Polda Sulbar turun langsung ke jalan. Petugas menyisir sejumlah titik jalan utama dan menghentikan pengendara yang melintas tanpa pelindung wajah untuk diberikan masker secara langsung.
Perwira lapangan Ditlantas Polda Sulbar, Ipda Herman Lallo, menyebut pembagian masker dipicu banyaknya warga yang tetap harus beraktivitas di luar rumah meski paparan asap cukup pekat.
"Kondisi udara sedang berasap, tapi mobilitas masyarakat tetap tinggi. Kami turun membagikan masker untuk meminimalkan dampak kesehatan selama pengendara berada di jalan," ujar Herman.
Kabut asap yang tebal dinilai berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas akibat berkurangnya jarak pandang. Selain membagikan masker, petugas di lapangan mengimbau pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan selama melintas.
Para pengendara diminta selalu menyalakan lampu utama kendaraan, menurunkan kecepatan, serta mematuhi batas jarak aman antarkendaraan. Imbauan itu disampaikan langsung saat patroli malam berlangsung.
Dirlantas Polda Sulbar, Kombes Pol Nurhadi Ismanto, menegaskan pengawasan di jalur rawan kabut asap akan terus ditingkatkan. Aksi pembagian masker gratis rencananya rutin dilakukan selama kondisi udara di wilayah Sulawesi Barat belum membaik.
"Keselamatan di jalan raya bukan hanya soal kepatuhan berkendara, tetapi juga mengantisipasi gangguan kesehatan akibat faktor cuaca ekstrem seperti kabut asap ini," tegas Nurhadi.
Kepolisian mengingatkan masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak. Warga juga diminta selalu menggunakan alat pelindung diri saat berkendara.
Pembagian masker menyasar pengendara yang melintas di jalan utama Mamuju pada malam hari. Langkah itu menyasar mereka yang tetap beraktivitas meski paparan asap dinilai pekat.