Xbox Luncurkan Divisi XP, Bawa Minecraft dan Fallout ke Film hingga Merchandise

Penulis: Saiful  •  Kamis, 08 Oktober 2026 | 19:18:01 WIB
Xbox resmi membentuk divisi XP untuk memperluas waralaba gim ke film, televisi, merchandise, dan acara langsung.

SULAWESI BARAT — Microsoft Xbox resmi membentuk divisi baru bernama XP untuk memperluas waralaba gimnya ke luar medium video game. Divisi ini menaungi empat unit utama, mulai dari Xbox Pictures untuk adaptasi film dan televisi hingga Xbox Places untuk acara langsung. Langkah tersebut meniru keberhasilan Minecraft dan Fallout yang meledak usai diadaptasi ke layar lebar dan layanan streaming.

Alasan Xbox Bentuk Divisi XP

CEO Xbox, Asha Sharma, menyampaikan alasan di balik pembentukan divisi ini dalam memo internal kepada karyawan. Menurutnya, waralaba gim milik Xbox punya potensi yang jauh lebih besar dari sekadar waktu yang dihabiskan pemain di dalam permainan.

"Waralaba kami bisa berarti lebih bagi orang-orang daripada waktu yang mereka habiskan untuk memainkannya," tulis Asha Sharma dalam memo tersebut.

Xbox meyakini ekspansi ke luar video game menciptakan siklus yang saling menguntungkan. Data internal mereka menunjukkan judul Fallout di Xbox Game Pass mengalami lonjakan jam bermain hingga lima kali lipat selama musim pertama serialnya tayang di Prime Video. Sementara Minecraft mencatat kenaikan lebih dari 75 persen pengguna aktif mingguan secara year-on-year sejak filmnya rilis pada musim semi 2025.

Kayleen Walters Pimpin XP, Rekrut Eks Eksekutif Lucasfilm

Kayleen Walters, mantan eksekutif Lucasfilm, ditunjuk sebagai presiden XP. Ia diharapkan membangun tim divisi ini dari kalangan internal maupun eksternal Xbox. Selama 13 tahun bekerja di Lucasfilm menangani waralaba Star Wars, Walters berperan besar mengembangkan lini produk konsumen Xbox menjadi bisnis bernilai miliaran dolar dengan lebih dari 250 lisensi.

Walters juga terlibat sebagai produser eksekutif film A Minecraft Movie dan kini menjadi produser penuh untuk sekuelnya yang sedang dalam produksi. Dalam surel kepada timnya, ia menegaskan pendekatan yang ingin dibawa ke XP.

"Penggemar tidak sekadar memainkan waralaba kami. Mereka menontonnya, memakainya, menghadirinya, merayakannya, dan terhubung dengannya lewat berbagai cara," tulis Walters.

Xbox juga merekrut Maria Angelidou-Smith sebagai CEO Mojang dan Minecraft. Ia bergabung setelah hampir satu dekade berkarier di Meta.

Adaptasi Gim Jadi Film Sedang Panen di Hollywood

Langkah Xbox ini menyusul tren adaptasi gim yang kembali menemukan momentumnya di Hollywood. Sony menghidupkan kembali Resident Evil bulan lalu, sementara HBO menuai jumlah penonton besar dan pujian kritikus lewat The Last of Us. Keduanya menjadi contoh sukses terkini dari pernikahan industri gim dan hiburan layar lebar.

Keputusan membentuk XP datang setelah Xbox menjalani apa yang mereka sebut sebagai "reset" melalui beberapa putaran pemutusan hubungan kerja dan restrukturisasi bisnis studio. Langkah itu diambil untuk beradaptasi dengan lingkungan operasional industri gim yang berubah cepat. Pada 2023, Microsoft mengakuisisi Activision Blizzard senilai 23 miliar dolar AS di tengah gempuran gim mobile dan kasual yang mulai menggeser bisnis konsol tradisional.

Dengan XP, Xbox ingin memastikan waralaba seperti Minecraft dan Fallout tidak berhenti di konsol, tetapi hidup di layar lebar, rak merchandise, hingga panggung acara langsung.

Reporter: Saiful
Sumber: deadline.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top