MAMUJU — Rapat koalisi tujuh partai pengusung pasangan SDK-JDM itu berlangsung tertutup selama beberapa jam. Sukri Umar, Ketua Koalisi Sulbar Maju, menyebut dua nama disepakati setelah pimpinan partai melakukan komunikasi intensif sebelum rapat digelar.
Syamsul Samad berasal dari Partai Demokrat, sedangkan Fatmawati Salim dari Partai NasDem. Satu nama lain yang sebelumnya masuk pembahasan, Abdul Latif dari PKS, tidak ikut diteruskan ke Gubernur.
Sebelum rapat, koalisi mengerucutkan tiga nama calon Wakil Gubernur Sulawesi Barat. Ketiganya merupakan kader partai yang tergabung dalam Koalisi Sulbar Maju.
Sukri menyatakan kesepakatan itu tercapai tanpa melalui pemungutan suara. Suasana pembahasan berlangsung kekeluargaan hingga dua nama akhirnya disetujui bersama.
"Alhamdulillah malam ini, disepakati untuk mengusung dua nama dari tiga nama yang kemarin kan. Ada dua nama yang disepakati yaitu Pak Syamsul Samad dan Ibu Fatmawati," ucap Sukri.
Menurut Sukri, komunikasi yang dibangun pimpinan masing-masing partai sebelum rapat mempermudah proses pembahasan. Tidak ada tarik-menarik kepentingan yang alot dalam penentuan dua nama tersebut.
Koalisi Sulbar Maju sendiri terdiri dari tujuh partai politik pengusung pasangan SDK-JDM. Nama-nama yang diusung berasal dari partai yang memiliki kursi di DPRD Sulbar.
Setelah dua nama disepakati, tahapan berikutnya adalah melengkapi administrasi dan dokumen persyaratan. Berkas itu akan diserahkan kepada Gubernur Sulbar Suhardi Duka.
Koalisi memberi tenggat waktu maksimal satu pekan kepada partai pengusung untuk menyiapkan seluruh kelengkapan dokumen.
"Itu kami beri kesempatan teman-teman partai ini, paling lama satu Minggu dari malam ini," tutup Sukri.
Kursi Wakil Gubernur Sulawesi Barat kosong setelah Salim S. Mengga wafat. Pengisiannya dilakukan melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW) sesuai tahapan yang berlaku.
Dua nama yang telah disepakati koalisi selanjutnya akan diproses Gubernur Sulbar. Proses pengisian kursi Wagub kini memasuki tahap administrasi sebelum dibawa ke tahap berikutnya.