MAMUJU — Sebanyak 21 personel Polresta Mamuju diterjunkan ke empat persimpangan yang dinilai rawan kepadatan arus lalu lintas pada malam hari. Pengaturan lalu lintas berlangsung sejak Selasa malam, 6 Oktober 2026, dengan dukungan sejumlah kendaraan dinas dari satuan Lantas dan Samapta.
Kabag Ops Polresta Mamuju Kompol Syamsurijal menyatakan pengaturan malam hari dilakukan untuk menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat. Menurut dia, kehadiran personel di persimpangan juga bertujuan memberi rasa nyaman bagi pengguna jalan sekaligus menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif.
Polresta Mamuju memetakan empat lokasi yang menjadi prioritas pengaturan malam hari karena tingginya aktivitas masyarakat dan potensi kepadatan kendaraan. Kekuatan personel di setiap titik berbeda, disesuaikan dengan tingkat keramaian lokasi tersebut.
Pengaturan arus lalu lintas pada malam hari menyasar sejumlah persoalan yang kerap muncul di jam-jam aktivitas warga. Selain mengurangi potensi kemacetan di titik rawan, kehadiran personel diharapkan mencegah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
Kompol Syamsurijal menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polresta Mamuju memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Fokusnya mencakup keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, termasuk pada malam hari.
Selama kegiatan berlangsung, arus lalu lintas di keempat titik terpantau ramai namun lancar dan terkendali. Tidak ditemukan adanya kecelakaan lalu lintas sepanjang pengaturan malam hari tersebut.
Situasi secara umum dilaporkan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Polresta Mamuju bersama Polsek jajaran menyatakan akan melanjutkan pengaturan serupa untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang aman di wilayah hukumnya.