SULAWESI BARAT — Paul Mescal resmi masuk sebagai produser eksekutif film pendek "Mary Is Missing", thriller psikologis Irlandia yang disutradarai Aisling Byrne dan diproduseri Killian Coyle. Film ini digarap di Maynooth, kota tempat Mescal tumbuh besar, lewat ruang penulis kolaboratif bersama seniman penyandang disabilitas intelektual. Sebanyak 13 dari 19 pemainnya adalah seniman dengan disabilitas intelektual.
Keterlibatan Mescal di proyek ini berjalan seiring jadwalnya sebagai Paul McCartney dalam film-film The Beatles dan rumor yang sesekali menyeret namanya ke kursi James Bond. Aktor nominasi Oscar itu menyebut "Mary Is Missing" sebagai salah satu film yang membuatnya kembali percaya pada kekuatan sinema ketika membuka ruang bagi suara-suara baru.
Cerita film ini berpusat pada Mary, seorang pekerja layanan sosial yang hilang tanpa jejak dari Yellow Tree Day Service. Garda Foley datang menyelidiki, dan para peserta layanan yang jadi orang terakhir melihat Mary berubah menjadi saksi kunci.
Kesaksian mereka mulai saling bertentangan dan berbelok ke arah fantastis. Foley pun harus menentukan apakah mereka berkata jujur, melindungi Mary, melindungi diri sendiri, atau justru menghadapi kenyataan yang jauh lebih rumit.
Lloyd Cooney memerankan Garda Foley, didampingi Lauren Larkin dan Craig Connolly sebagai pekerja layanan. Deretan pemain lain mencakup Mark Smith, Derek McSweeney, Eoghan Ashe, Ella-Jane Moore, Jackie O'Hagan, John Egan, Keith Foley, Maurice Coll, Neil Coffey, Teresa Flood, Wesley Fairbrother, Lucy Smith, Conor Begley, Danny O'Connor, Clare Monnelly, dan Kamilla Fenger.
Naskah "Mary Is Missing" dikembangkan melalui ruang penulis selama 12 pekan yang dihelat Run of the Mill. Para pemain ikut menyumbang gagasan soal karakter, tema, dan cara bercerita.
Dari 19 anggota cast, 13 di antaranya adalah seniman penyandang disabilitas intelektual. Byrne dan Coyle memproduseri film ini untuk Run of the Mill dan Arcade Film, dengan proses pengambilan gambar berlangsung di Maynooth.
"Ada film yang mengingatkanmu betapa serunya sinema ketika membuka diri pada suara-suara baru. Buat saya, 'Mary is Missing' salah satunya," kata Mescal. "Film ini berani, mengejutkan, dan berbeda dari apa pun yang pernah saya lihat."
Mescal menambahkan, yang paling membekas saat pertama menonton adalah semangat kolaborasi di baliknya. "Film ini dibentuk lewat imajinasi dan pengalaman hidup para seniman dengan disabilitas intelektual, dan orisinalitas itu terasa di setiap bingkai," ujarnya. "Tahu film ini dibuat di Maynooth, tempat saya tumbuh besar, membuatnya terasa sangat dekat."
Bagi Byrne dan Coyle, "Mary Is Missing" adalah film pendek ketiga mereka yang lolos kualifikasi Oscar. Dua sebelumnya, "Headspace" dan "Turnaround", lebih dulu menempuh jalur yang sama.
"Headspace" memenangi Grand Prix Irish Short di Cork International Film Festival dan menjadi wakil Irlandia untuk European Film Awards 2023. Sementara "Turnaround" meraih penghargaan kualifikasi di Galway Film Fleadh dan Foyle Film Festival, lalu dinominasikan di IFTA dan diakuisisi Disney+.
Film pendek Byrne berikutnya, "Misread", produksi RTÉ/Ardan, menang Best Irish Short di Catalyst International Film Festival. Byrne, Coyle, dan Arcade Film kini mengembangkan film panjang debut Byrne, yang masuk 10 proyek final dalam skema Perspectives milik Screen Ireland.
Masuknya Mescal sebagai produser eksekutif menambah bobot distribusi film pendek Irlandia di sirkuit festival internasional, sekaligus menegaskan posisinya sebagai aktor yang aktif membuka jalan bagi talenta dari kampung halamannya.