DKJ Imbau Waspadai Tiket Orchestra Experience, Konser Batal 1,5 Jam Sebelum Mulai

Penulis: Sutomo  •  Senin, 05 Oktober 2026 | 16:49:01 WIB
Dewan Kesenian Jakarta mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebelum pembelian tiket Orchestra Experience.

SULAWESI BARAT — Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) mengeluarkan imbauan agar masyarakat berhati-hati sebelum membeli tiket Orchestra Experience pada Minggu (4/10), beberapa jam sebelum konser tersebut resmi dibatalkan. Imbauan disampaikan sekitar pukul 16.30 WIB, sementara pembatalan diumumkan pukul 17.30 WIB atau hanya 1,5 jam sebelum jadwal pertunjukan pukul 19.00 WIB di The Entrance Convention Hall, Q-BIG BSD City, Tangerang. Polisi kini menyelidiki dugaan penipuan terkait perhelatan tersebut.

Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) menyampaikan imbauan melalui unggahan Instagram pada Minggu (4/10) sekitar pukul 16.30 WIB. Dalam pernyataannya, DKJ menyebut ada sejumlah informasi dan kondisi terkait penyelenggaraan acara yang menimbulkan kekhawatiran soal kredibilitas dan kepastian pelaksanaan Orchestra Experience.

Imbauan itu muncul beberapa jam sebelum pihak penyelenggara akhirnya mengumumkan pembatalan konser. DKJ menegaskan langkah tersebut murni bentuk kewaspadaan untuk melindungi masyarakat dari potensi kerugian.

Isi Lengkap Imbauan DKJ

DKJ meminta masyarakat dan semua pihak yang berkepentingan mempertimbangkan ulang keikutsertaan maupun pembelian tiket acara tersebut. Lembaga itu juga menekankan bahwa imbauannya bukan pernyataan bahwa penyelenggara telah terbukti melakukan penipuan.

"Sehubungan dengan adanya informasi mengenai penyelenggaraan acara Orchestra Experience, kami menyampaikan imbauan kepada masyarakat dan seluruh pihak yang berkepentingan untuk berhati-hati dan mempertimbangkan kembali keikutsertaan maupun pembelian tiket acara tersebut," tulis DKJ.

"Perlu kami tegaskan bahwa pengumuman ini merupakan bentuk imbauan dan kewaspadaan untuk melindungi masyarakat dari potensi kerugian, dan bukan merupakan pernyataan bahwa pihak penyelenggara telah terbukti melakukan penipuan," demikian pernyataan DKJ.

Pembatalan Mendadak dari Pihak Penyelenggara

Sekitar satu jam setelah imbauan DKJ, pihak Orchestra Experience mengumumkan pembatalan konser lewat Instagram pada pukul 17.30 WIB. Jadwal semula menempatkan pertunjukan di The Entrance Convention Hall, Q-BIG BSD City (Upper Ground), Tangerang, pukul 19.00 WIB.

Penyelenggara menyebut pembatalan terjadi karena kendala teknis yang tidak terduga. Mereka juga menyatakan pertunjukan akan dijadwalkan ulang dan tiket yang sudah dibeli tetap berlaku untuk jadwal baru.

"Dengan berat hati kami informasikan bahwa pertunjukan Orchestra Experience di Tangerang yang dijadwalkan hari ini, 4 Oktober 2026 pukul 19.00 WIB di The Entrance Convention Hall, Q-BIG BSD City (Upper Ground), Tangerang, dibatalkan untuk hari ini dan akan dijadwalkan ulang karena kendala teknis yang tidak terduga," tulis Orchestra Experience.

"Kami dengan tulus memohon maaf atas pemberitahuan yang mendadak ini dan atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi, terutama bagi Anda yang telah mempersiapkan diri untuk menghadiri pertunjukan," sambungnya.

Opsi Refund dan Nasib Tiket

Pemegang tiket yang tidak ingin menunggu jadwal baru bisa mengajukan pengembalian dana. Proses refund dilakukan dalam waktu hingga tujuh hari kerja melalui Customer Service penyelenggara.

"Tanggal baru dan informasi lebih lanjut mengenai tiket Anda akan segera kami umumkan. Tiket yang telah dibeli tetap berlaku untuk jadwal pertunjukan yang baru, dan kami akan membagikan detailnya segera setelah dikonfirmasi," tulis penyelenggara.

"Semua pemegang tiket yang menginginkan refund dapat mengajukan pengembalian dana. Proses refund akan dilakukan dalam waktu hingga 7 hari kerja," lanjut pernyataan tersebut.

Reaksi Penonton di Lokasi

Sejumlah calon penonton diketahui sudah berada di The Entrance Convention Hall, Q-BIG BSD City, Kabupaten Tangerang, sebelum mengetahui konser dibatalkan. Unggahan di media sosial memperlihatkan kekecewaan mereka yang telanjur datang ke lokasi.

Salah satu akun X, @txtdrjkt, menyebut konser diduga dibatalkan hanya 30 menit sebelum acara dimulai. "Kok bisa bjir ngebatalin 30 menit sebelum acara. Enggak kebayang itu yang sudah beli tiket," demikian dikutip dari unggahan tersebut.

Polisi Selidiki Dugaan Penipuan

Persoalan ini berujung pada laporan polisi. Kasi Humas Polres Tangerang Selatan, Iptu Wahyuni, membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan penipuan konser Orchestra Experience.

"Bahwa benar saat ini Polres Tangsel telah menerima laporan polisi terkait dengan kejadian tersebut. Saat ini Sat Reskrim telah melakukan penyelidikan atas peristiwanya," kata Wahyuni kepada wartawan, Senin (5/10).

Wahyuni belum membeberkan detail laporan, termasuk jumlah kerugian yang diderita korban. "Penyidik sedang bekerja. Mohon doanya agar peristiwa tersebut bisa diungkap," ucap dia.

Kasus pembatalan Orchestra Experience menambah daftar panjang persoalan tiket konser yang mendadak batal di Indonesia, sekaligus menguji seberapa siap mekanisme perlindungan konsumen di sektor pertunjukan musik.

Reporter: Sutomo
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top