DKPPKB Sulbar Evaluasi 21 Peserta Nusantara Sehat, Satu Tenaga Kesehatan Lanjutkan Pengabdian di Puskesmas

Penulis: Fajar  •  Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:16:31 WIB
Kepala DKPPKB Sulawesi Barat memimpin evaluasi 21 peserta Program Penugasan Khusus Puskesmas.

MAMUJU — Kepala DKPPKB Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyebut evaluasi menyasar pelaksanaan tugas, kontribusi peserta di Puskesmas, hingga kendala yang dihadapi selama masa pengabdian. Peninjauan mencakup dua peserta yang masa tugasnya berakhir 30 September 2026.

Hasil evaluasi jadi dasar penyusunan perbaikan penugasan berikutnya. DKPPKB juga menilai seberapa jauh program ini memperkuat layanan kesehatan primer di kabupaten yang kekurangan tenaga kesehatan.

Apa yang Dinilai dari 21 Peserta Penugasan

Evaluasi tidak berhenti pada administrasi laporan. Tim menelusuri bagaimana peserta menjalankan tugas harian di Puskesmas, termasuk capaian program dan hambatan teknis di lapangan.

Menurut dr. Nursyamsi, penilaian semacam ini penting agar pembinaan ke depan lebih tepat sasaran. "Evaluasi ini bukan sekadar melihat pelaksanaan tugas, tetapi menjadi ruang untuk mengidentifikasi apa yang sudah berjalan baik, berbagai kendala di lapangan, sekaligus merumuskan perbaikan agar pelayanan kesehatan primer semakin kuat," ujarnya.

Dua peserta yang menyelesaikan masa penugasan dua tahun mendapat perhatian khusus dalam evaluasi. Keduanya dinilai berdasarkan rekam kontribusi selama bertugas di Puskesmas.

Satu Peserta Pilih Lanjut, Satu Akhiri Tugas

Dari dua peserta yang habis masa tugasnya, satu memutuskan melanjutkan pengabdian mulai 1 Oktober 2026. Keputusan itu memperpanjang keberadaan tenaga kesehatan di wilayah yang masih membutuhkan tambahan personel.

Peserta lainnya memilih menyelesaikan masa tugas. DKPPKB menyampaikan penghargaan atas pengabdian yang sudah diberikan selama dua tahun.

Bagi yang melanjutkan, keberlanjutan kontribusi dinilai penting untuk menjaga kesinambungan layanan di Puskesmas tempat ia bertugas. Rotasi tenaga kesehatan yang terlalu cepat sering membuat program kesehatan masyarakat terputus di tengah jalan.

Dorongan Pembinaan dan Koordinasi ke Depan

DKPPKB Sulawesi Barat mendorong penguatan pembinaan, pendampingan, dan koordinasi Program Penugasan Khusus Puskesmas. Langkah itu diarahkan agar pelaksanaan penugasan lebih efektif di setiap lokasi.

Upaya tersebut dikaitkan dengan arah pembangunan Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka. Fokusnya penguatan sumber daya manusia dan pelayanan dasar yang berkualitas.

Evaluasi 21 peserta ini menjadi pijakan sebelum penugasan periode berikutnya berjalan. DKPPKB belum merinci jadwal rekrutmen atau penempatan selanjutnya.

Reporter: Fajar
Sumber: poinsembilan.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top