Museum Kesaktian Pancasila Dibuka Usai Revitalisasi, Ada 34 Diorama Asli

Penulis: Yasir  •  Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:49:31 WIB
Presiden Prabowo Subianto meresmikan revitalisasi Museum Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya, Jakarta Timur.

SULAWESI BARAT — Presiden Prabowo Subianto meresmikan revitalisasi Museum Kesaktian Pancasila di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis (1/10). Wajah baru museum ini menghadirkan edukasi sejarah lewat teknologi digital dan imersif, mulai dari video mapping hingga panel sentuh interaktif. Sebanyak 34 diorama asli tetap dipertahankan sebagai pilar utama narasi.

Peresmian ditandai penandatanganan prasasti oleh Presiden, disaksikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sebelum penandatanganan, keduanya meninjau ruang pamer yang berisi diorama rangkaian peristiwa sejarah, tampilan video, serta ruang imersif.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut revitalisasi ini sebagai langkah strategis memperkuat peran museum dalam menjaga memori kolektif bangsa. Prosesnya berlangsung sejak tahun lalu dan menyentuh hampir seluruh tata pamer.

Teknologi Baru di Ruang Pamer

Pembaruan pameran menghadirkan pengalaman belajar yang lebih imersif lewat video mapping, light wall, panel sentuh interaktif, peta digital, narasi audio, hingga multimedia. Penyusunan alur cerita sejarah melibatkan sejarawan secara langsung agar informasi disampaikan utuh dan akurat.

Koleksi dan diorama autentik tidak diubah. Revitalisasi berfokus pada pembaharuan metode penyajian agar peristiwa sejarah lebih mudah dicerna masyarakat luas, terutama generasi muda.

Ruang pamer kini terbagi menjadi 7 area di lantai satu dan 4 area di lantai dua. Konsep in-situ museum membuat alur penelusuran dimulai dari gedung utama sebelum pengunjung diarahkan ke situs bersejarah di kawasan Lubang Buaya.

Di lantai dasar, pengunjung disambut instalasi relief 3D Garuda Pancasila. Sajian digital interaktif memadukan narasi teks, visual, dan audio untuk memandu pemahaman soal lahirnya Pancasila, dinamika komunisme global, hingga sejarah masuknya gerakan tersebut ke tanah air.

Ruang Relik dan Diorama Paseban

Sebanyak 34 diorama asli tetap dipertahankan sebagai pilar utama narasi. Jumlah itu berdampingan dengan 15 diorama di Museum Paseban yang merangkum peristiwa penting Gerakan 30 September 1965.

Fasilitas baru hadir lewat Ruang Relik di area belakang Paseban. Ruang ini khusus memamerkan barang peninggalan asli para Pahlawan Revolusi, mulai dari baju yang dipakai para jenderal, jam tangan, hingga memorabilia lain.

Seluruh narasi dan materi pameran disusun berdasarkan penelusuran dokumen, arsip, surat kabar, buku, serta referensi sejarah tervalidasi. Penyusunannya hasil kolaborasi Kementerian Kebudayaan dan Pusat Sejarah TNI.

Perubahan Nama Museum

Peresmian ini sekaligus menjadi momentum penyesuaian nama Museum Pengkhianatan PKI menjadi Museum Kesaktian Pancasila. Perubahan nama bertujuan mentransformasi paradigma narasi museum dengan penekanan pada ketahanan, kejayaan, serta kesaktian Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa.

Pemerintah menegaskan komitmennya tidak menghilangkan catatan sejarah yang ada. Nilai edukasi dan memori kolektif bangsa tetap dijaga utuh.

"Mulai hari ini, Museum Kesaktian Pancasila dengan wajah dan fasilitas barunya sudah resmi dibuka untuk kunjungan masyarakat umum," ucap Fadli Zon.

Pemerintah pusat akan terus berkoordinasi dan memberi dukungan kepada Panglima TNI selaku instansi yang menaungi pengelolaan museum. Fadli berharap kehadiran museum ini menjadi pengingat bahwa Pancasila adalah binding power atau kekuatan pemersatu, dasar negara, sekaligus falsafah hidup bangsa Indonesia.

Revitalisasi ini menambah daftar museum di Jakarta yang mengandalkan teknologi imersif untuk menarik pengunjung muda. Bagi wisata sejarah, Lubang Buaya kini menawarkan alur kunjungan yang menghubungkan gedung pamer dengan situs aslinya.

Reporter: Yasir
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top