MAMUJU — Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat menempatkan personel di tiga titik krusial yang dinilai paling padat arus kendaraan di Kota Mamuju. Pengaturan dilakukan secara rutin sebagai langkah preventif mengurai kemacetan sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Tiga lokasi yang menjadi fokus pengamanan adalah Simpang 3 PSC, Jalan Nelayan, dan Simpang 3 Karema. Penggelaran personel di titik-titik itu dilakukan terutama pada jam-jam sibuk ketika aktivitas masyarakat meningkat.
Kepadatan arus kendaraan di Mamuju umumnya terjadi saat mobilitas warga mencapai puncaknya. Personel Ditlantas Polda Sulbar ditempatkan untuk memastikan arus kendaraan tetap lancar di titik-titik yang paling rawan penumpukan.
Selain mengatur lalu lintas, petugas di lapangan menjalankan aksi simpatik dengan berinteraksi langsung kepada warga. Mereka membantu pejalan kaki yang ingin menyeberang jalan dengan aman.
Ipda Amar Ma'ruf memimpin langsung kegiatan rutin tersebut. Ia menegaskan kehadiran polisi lalu lintas bertujuan memberikan perlindungan nyata kepada pengguna jalan.
"Pengaturan rutin ini kami lakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan menjamin keselamatan para pengendara. Selain itu, kami juga terus aktif mengimbau para pengendara agar tetap tertib dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas demi keselamatan pribadi maupun orang lain," tutur Ipda Amar Ma'ruf.
Melalui kegiatan yang humanis ini, Ditlantas Polda Sulbar berharap kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas terus meningkat. Kondisi itu diharapkan menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) yang kondusif di wilayah Sulawesi Barat.
Pengaturan rutin di tiga titik padat Mamuju menjadi bagian dari komitmen Ditlantas Polda Sulbar memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Langkah serupa akan terus digelar untuk menjaga rasa aman bagi pengguna jalan di provinsi itu.