Omzet Rp4 Miliar Tahun Lalu, Manakarra Fair 2026 Resmi Dibuka di Mamuju Jadi Penggerak Ekonomi Sulbar

Penulis: Sutomo  •  Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:18:01 WIB
Manakarra Fair 2026 resmi dibuka di Matos, Mamuju, sebagai penggerak ekonomi Sulawesi Barat.

MAMUJU — Manakarra Fair 2026 resmi bergulir di Matos, Mamuju, Jumat (10/7) malam. Event tahunan yang masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) ini langsung dibuka Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, didampingi Bupati Mamuju Sutina Suhardi dan Founder Manakarra Fair, Sitti Suraidah Suhardi.

Dalam sambutannya, Junda menyampaikan rasa syukur karena Manakarra Fair kembali masuk dalam program unggulan Kementerian Pariwisata. Ia menyebut, dari 500 event yang dikurasi, hanya sekitar 157 yang lolos, termasuk tiga dari Sulawesi Barat: Manakarra Fair, Sandeq Silumba, dan Mandar Kultur.

“Alhamdulillah Manakarra Fair ini masuk pada Karisma Event Nasional, Karisma Event Nusantara. Ini tidak gampang masuk,” ujar Junda.

Juara Bertahan dengan Omzet Rp4 Miliar

Tahun lalu, Manakarra Fair berhasil meraih peringkat pertama dalam penilaian KEN. Capaian itu ingin dipertahankan tahun ini. “Manakarra Fair tahun lalu kita juara satu. Mudah-mudahan pada penilaian tahun ini kita juga bisa kembali mendapatkan juara,” kata Junda.

Dampak ekonominya pun terbilang besar. Junda mengungkapkan, omzet yang tercatat pada penyelenggaraan tahun sebelumnya mencapai Rp4 miliar. “Jadi dampak ekonominya cukup besar. Kalau tahun lalu Manakarra Fair memiliki omzet sekitar Rp4 miliar. Mudah-mudahan tahun ini juga bisa memiliki omzet yang besar agar semakin mendorong perekonomian masyarakat,” ungkapnya.

Kuliner Jadi Andalan Baru Ekonomi Sulbar

Tema Manakarra Fair tahun ini mengangkat potensi kuliner daerah. Junda menjelaskan, ragam makanan khas Sulawesi Barat menjadi daya tarik utama yang diperkenalkan kepada pengunjung dan wisatawan.

“Tema kita tahun ini adalah makanan. Kita punya banyak variasi makanan yang kita perkenalkan. Untuk itu kita berharap kegiatan ini bisa terus bertahan sehingga kita tetap masuk dalam Karisma Event Nusantara,” jelasnya.

Junda menambahkan, sektor akomodasi serta makan dan minum menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi Sulbar tahun 2026, yakni sekitar 35 persen. “Semakin banyak event, semakin banyak orang datang, tentu akan semakin banyak pembelian makan-minum dan penggunaan akomodasi,” tuturnya.

Target Masuk KEN Kembali pada 2027

Di akhir sambutannya, Sekda berharap Manakarra Fair 2026 berjalan sukses dan kembali masuk dalam daftar Karisma Event Nusantara pada tahun depan. “Kita berharap kegiatan ini sukses dan bisa bertahan masuk pada Karisma Event Nasional untuk tahun 2027,” pungkasnya.

Reporter: Sutomo
Sumber: bugispos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top