SULAWESI BARAT — Alun-Alun Depok akhir pekan nanti bakal berubah jadi pusat keramaian. Astra Daihatsu Motor (ADM) memilih lokasi ini sebagai titik pembuka rangkaian Daihatsu Kumpul Sahabat (DKS) 2026. Mengusung tema "Karena Kamu Ada", ADM ingin menghadirkan ruang kebersamaan yang lebih inklusif—bukan hanya untuk pemilik mobil, tapi juga keluarga dan warga sekitar.
Rangkaian acara akan diawali seremoni pembukaan yang dijadwalkan dihadiri jajaran manajemen PT Astra Daihatsu Motor. Momen ini menjadi simbol dimulainya kembali perjalanan DKS tahun ini sekaligus memperkuat hubungan merek dengan masyarakat.
Dalam sesi tersebut, pengunjung akan mendapat pengenalan mengenai semangat dan agenda DKS 2026. Pendekatan tahun ini lebih inklusif, tidak hanya menghadirkan kendaraan dan hiburan, tetapi juga menekankan nilai kebersamaan dan kontribusi sosial di ruang publik.
Variasi kegiatan di DKS Depok dirancang untuk semua usia. Pagi hari dimulai dengan zumba agar tubuh bugar. Untuk anak-anak, tersedia lomba mewarnai yang menjadi ruang ekspresi sekaligus aktivitas edukatif—diperkirakan jadi titik paling ramai sejak pagi.
Ada juga lomba menyanyi bagi pengunjung yang ingin menunjukkan bakat vokal. Tak ketinggalan, talk show bertema otomotif dan kendaraan hybrid Daihatsu akan digelar di area panggung utama.
Daihatsu membawa kegiatan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Pada gelaran kali ini, ADM menghadirkan layanan posyandu dan cek kesehatan gratis. Pengunjung bisa melakukan pemeriksaan kesehatan dasar selama acara berlangsung.
Area posyandu dihadirkan sebagai ruang pelayanan yang mendukung kebutuhan keluarga dan anak. Pendekatan ini membuat DKS terasa lebih dari sekadar event otomotif—ada dimensi sosial yang nyata.
Selain aktivitas utama, pengunjung bisa menikmati area UMKM, berburu kuliner, dan menjelajahi berbagai kegiatan komunitas. Konsep terbuka di Alun-Alun Depok membuat acara lebih fleksibel untuk dinikmati sepanjang hari—datang pagi untuk lomba, lanjut bersantai bersama keluarga hingga sore.
Lewat DKS 2026, ADM ingin menunjukkan bahwa kedekatan dengan masyarakat tidak selalu harus lewat produk, tetapi juga melalui ruang interaksi yang memberi pengalaman menyenangkan dan manfaat nyata.