SULAWESI BARAT — Kebakaran yang melanda rumah Anisa Rahma dan Anandito Dwis di Jalan Kebon Bibit, Bandung Wetan, Jawa Barat, pada Kamis (30/4/2026) dini hari menyisakan kerusakan parah. Dari total bangunan, sekitar 80 persen ludes dilalap api yang dipicu oleh lilin untuk mengusir lalat. Namun, alih-alih mencari tempat tinggal sementara, pasangan yang menikah pada 2018 itu memilih bertahan di rumah mereka.
Anandito mengungkapkan bahwa proses renovasi belum berjalan signifikan karena membutuhkan biaya yang tidak sedikit. "Jadi, untuk keadaan rumah memang masih belum banyak kita lakukan, mungkin dalam segi proyeknya itu masih butuh memerlukan biaya yang cukup besar," katanya di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (12/6/2026).
Hingga saat ini, progres renovasi baru mencapai 20 persen. Anisa Rahma, mantan personel Cherrybelle, menjelaskan bahwa perbaikan difokuskan pada bagian bangunan yang tidak terdampak parah. "Pokoknya benar-benar yang enggak terlalu kena kebakaran, misalnya kayak ada setengah atap itu masih bisa dipakai," imbuhnya.
Keputusan untuk tidak mengungsi diambil setelah mempertimbangkan aspek finansial. Dibanding merogoh kocek untuk menyewa tempat tinggal sementara, keduanya lebih memilih memaksimalkan area rumah yang masih layak huni. "Jadi kita pun tidak memilih untuk cari penginapan ataupun cari tempat lain. Mungkin kita lebih memaksimalkan apa yang bisa kita tempati di sana," tutur Anandito.
Meski demikian, tinggal di tengah sisa-sisa kebakaran bukan tanpa risiko. Pasangan ini mengaku ekstra waspada terhadap dampak kesehatan, terutama bagi buah hati mereka. "Sisa-sisa kayu yang terbakarlah, jadi kita lebih khawatir daripada jadi napas yang udara yang enggak baik untuk pernapasan anak-anak," jelas Anandito.
Di tengah musibah, ada kejadian yang membuat mereka bersyukur. Sebuah ruangan khusus yang menyimpan ribuan kitab suci Al-Quran utuh dan tidak tersentuh api. "Ada ruangan yang Al-Quran, yang isinya 3.500 Al-Quran, itu juga masih bisa terpakai. Jadi, beberapa ruangan aja sih ya," pungkas Anisa.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dan menghanguskan sebagian besar rumah. Penyebabnya adalah penggunaan lilin yang dinyalakan untuk mengusir lalat. Hingga berita ini diturunkan, pasangan tersebut masih terus merencanakan tahapan renovasi berikutnya untuk memulihkan tempat tinggal mereka secara bertahap.