SULAWESI BARAT — Peningkatan konsumsi BBM, khususnya Pertalite, tercatat melampaui rata-rata harian normal. Kondisi ini memicu kunjungan masyarakat ke SPBU secara bersamaan, sehingga antrean panjang tak terhindarkan di beberapa titik.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria, menegaskan bahwa pasokan BBM untuk Kepulauan Nias tetap tersedia. “Stok BBM di wilayah Gunungsitoli dalam kondisi aman dan penyaluran terus dilakukan sesuai jadwal distribusi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (20/2).
Pertamina memastikan ketersediaan produk BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi, terus dipantau secara berkala. Perusahaan juga berkoordinasi dengan lembaga penyalur dan pemangku kepentingan terkait untuk menjaga kelancaran distribusi serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.
Pemerintah Kota Gunungsitoli turut angkat bicara. Melalui pernyataan resmi, pemkot menyampaikan bahwa stok BBM di wilayah tersebut masih mencukupi dan masyarakat tidak perlu melakukan pembelian di luar kebutuhan.
Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan sehari-hari. Langkah ini penting untuk mencegah terjadinya antrean berkepanjangan yang justru mengganggu aktivitas warga lain.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait produk dan layanan Pertamina, dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 yang siaga 24 jam.
Lonjakan konsumsi BBM di daerah kepulauan kerap terjadi saat ada kekhawatiran pasokan, meskipun secara fundamental stok aman. Pertamina memastikan distribusi ke Gunungsitoli terus berjalan normal dan masyarakat tidak perlu khawatir.