MAMUJU — Seorang pegawai negeri sipil (PNS) harus dilarikan ke rumah sakit setelah sepeda motornya ditabrak ambulans yang tengah membawa pasien ibu hamil hendak melahirkan di Kota Mamuju, Sulawesi Barat. Kecelakaan terjadi di simpang empat Jalan Ahmad Kirang, tepatnya di Kelurahan Binanga, sekitar pukul 09.30 Wita.
Kanit Laka Satlantas Polresta Mamuju Ipda Alfin Abas membenarkan peristiwa nahas tersebut. "Terjadi laka lantas antara satu unit mobil ambulans dengan satu unit sepeda motor," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (13/6/2026).
Berdasarkan keterangan sementara dari kepolisian, pengendara motor Iswandi melaju dari arah barat ke timur, tepatnya dari jalur kantor Bank Indonesia menuju arah SMPN 2 Mamuju. Di saat bersamaan, ambulans yang dikemudikan Muhammad Amir (44) meluncur dari arah utara ke selatan, dari Lapangan Ahmad Kirang menuju RSUD Mamuju.
Kedua kendaraan bertabrakan saat melintas di perempatan jalan yang sama. Benturan keras membuat Iswandi terpental dan menderita luka serius. "Kecelakaan tersebut membuat (pemotor) Iswandi mengalami luka robek pada kepala, patah tulang kanan, dan sekarang dirawat di RSUD Mamuju," terang Alfin.
Satuan Lalu Lintas Polresta Mamuju langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan. Personel melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi di sekitar simpang empat, dan mendatangi RSUD Mamuju untuk memeriksa kondisi korban.
Selain itu, polisi mengamankan dua unit kendaraan yang terlibat kecelakaan, yakni mobil ambulans dan sepeda motor milik korban. Keduanya kini berada di Mapolresta Mamuju untuk penyelidikan lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Satlantas masih mendalami penyebab pasti tabrakan. Sejumlah saksi dijadwalkan dimintai keterangan tambahan untuk merekonstruksi kejadian. "Masih mau didalami di saksi dulu (soal penyebab kecelakaan)," pungkas Ipda Alfin Abas.
Belum ada pernyataan resmi mengenai kondisi ibu hamil yang tengah diangkut ambulans saat kecelakaan terjadi. RSUD Mamuju juga belum memberikan keterangan terkait perkembangan penanganan medis terhadap korban luka berat.