Pemprov Sulbar Siapkan MTQ XI Tahun 2026 Jadi Panggung Promosi Produk Unggulan dan UMKM Lokal

Penulis: Saiful  •  Selasa, 09 Juni 2026 | 21:44:01 WIB
Pemprov Sulbar siapkan MTQ XI 2026 sebagai ajang promosi produk unggulan dan UMKM lokal.

MAMUJU — Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Provinsi Sulawesi Barat ke-XI pada 2026 tidak hanya akan diisi dengan lomba tilawah dan hafalan Al-Qur'an. Pemerintah provinsi memutuskan untuk menyulap hajatan keagamaan tahunan itu menjadi etalase produk unggulan dan pusat transaksi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari seluruh kabupaten.

Dukungan Dinas Koperindag: Stan Pameran dan Promosi Usaha Lokal

Kepala Dinas Koperindag Sulbar, Masriadi Aco, memastikan jajarannya siap memfasilitasi penyediaan stan pameran dan dukungan sektor perdagangan selama MTQ berlangsung. Pertemuan dengan Analis Ahli Madya Biro Pemkesra, Faisal, pekan lalu membahas skema keterlibatan pelaku UMKM agar bisa memanfaatkan keramaian peserta dan pengunjung dari berbagai kabupaten.

“Kami berharap adanya dukungan dari Dinas Koperindag agar momentum ini juga dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk-produk unggulan daerah serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Faisal dalam keterangan yang diterima di Mamuju.

Mengapa MTQ Jadi Ajang Strategis untuk Ekonomi Daerah?

Biro Pemkesra menilai perhelatan MTQ memiliki potensi ekonomi yang kerap terabaikan. Rangkaian acara yang berlangsung beberapa hari ini dipastikan akan mendatangkan ribuan peserta, official, dan pengunjung dari 6 kabupaten di Sulbar. Lonjakan pengunjung inilah yang ingin dioptimalkan pemerintah untuk menggerakkan sektor riil.

Kepala Biro Pemkesra Setda Sulbar, Murdanil, menegaskan bahwa kesuksesan MTQ tidak bisa diukur hanya dari kelancaran acara seremonial. “MTQ menjadi sarana mempererat ukhuwah serta memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas. Sinergi lintas perangkat daerah menjadi kunci utama,” katanya.

Visi Gubernur Suhardi Duka: Syiar Islam Berpadu dengan Pemberdayaan Ekonomi

Langkah ini merupakan bagian dari implementasi visi dan misi Gubernur Suhardi Duka yang menjadikan kegiatan keagamaan sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan. Dengan melibatkan Dinas Koperindag, pemerintah berharap produk seperti kerajinan tangan, hasil pertanian, dan kuliner khas Sulbar bisa dikenal lebih luas oleh masyarakat luar daerah.

Murdanil mengapresiasi koordinasi yang terus dilakukan oleh Biro Pemkesra bersama OPD terkait. Ia menekankan, persiapan yang matang dan terintegrasi akan menentukan apakah MTQ ke-XI hanya menjadi seremonial tahunan atau benar-benar meninggalkan dampak ekonomi bagi warga.

“Dengan kolaborasi yang kuat, pelaksanaan MTQ ke-XI Tingkat Provinsi Sulbar 2026 dapat berlangsung sukses, memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta, serta memberikan dampak positif bagi pengembangan ekonomi dan promosi daerah,” pungkas Murdanil.

Reporter: Saiful
Back to top