Gubernur Sulbar Hadiri Pembukaan Sidang Majelis Daerah Khusus GBI, Karo Pemkesra Tegaskan Dukungan Penuh untuk Kegiatan Keagamaan

Penulis: Yasir  •  Jumat, 29 Mei 2026 | 19:03:42 WIB
Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka membuka Sidang Majelis Daerah Khusus GBI di Mamuju.

MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memastikan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan keagamaan yang memperkuat persatuan dan toleransi. Hal ini disampaikan Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Karo Pemkesra) Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, saat mendampingi Gubernur Suhardi Duka dalam Pembukaan Sidang Majelis Daerah (SMD) Khusus Gereja Bethel Indonesia (GBI) Sulawesi Barat.

Acara yang berlangsung di Hotel Maleo Town Square (MATOS) Mamuju itu dihadiri pula oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP).

Pesan Gubernur: Perkuat Persatuan Lewat Ibadah

Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Barat menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya SMD Khusus GBI. Ia berharap sidang ini mampu menghasilkan keputusan yang membawa manfaat bagi umat dan masyarakat luas.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat senantiasa mendukung kegiatan keagamaan yang memperkuat persatuan, toleransi, dan nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Gubernur Sulbar.

Apa Kata Karo Pemkesra?

Murdanil menambahkan, kegiatan keagamaan seperti SMD Khusus GBI memiliki peran strategis dalam memperkuat harmoni sosial. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis dan sejahtera.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Biro Pemkesra terus mendukung kegiatan keagamaan yang membawa pesan persatuan, kedamaian, dan kebersamaan. Sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan sangat penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis dan sejahtera,” ungkap Murdanil.

Suasana Khidmat dan Penuh Kekeluargaan

Pembukaan sidang berlangsung dengan khidmat dan penuh suasana kekeluargaan. Kegiatan ini dinilai menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antarumat beragama sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan dalam mendukung pembangunan daerah yang harmonis dan berkeadaban.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi dan kolaborasi yang semakin baik antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan dalam menjaga kerukunan serta mendukung pembangunan sosial kemasyarakatan di Sulawesi Barat.

Reporter: Yasir
Sumber: kabardesa.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top