MAMUJU — Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mamuju Tengah, Hj. Nirwanasari Aras T, bersama Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial mendatangi Kantor Kementerian Sosial RI di Jakarta. Mereka bertemu langsung dengan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono untuk membahas tindak lanjut program prioritas nasional, Sekolah Rakyat.
Program ini dirancang untuk membuka akses pendidikan bagi masyarakat miskin dan kelompok rentan di daerah. Dalam pertemuan tersebut, Nirwanasari menegaskan komitmen Pemkab Mamuju Tengah mendukung penuh program tersebut.
“Kami terus berkomitmen mendukung program Sekolah Rakyat melalui kesiapan daerah, termasuk koordinasi lintas sektor serta dukungan sarana dan prasarana penunjang,” ujar Nirwanasari dalam penyampaiannya.
Selain membahas Sekolah Rakyat, Dinas Sosial Mamuju Tengah juga menyampaikan sejumlah usulan program strategis lainnya. Pertama, permohonan bantuan pemberdayaan ekonomi bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Graduasi. Tujuannya mendorong kemandirian ekonomi warga pasca menerima bantuan sosial.
Kedua, bantuan peralatan operasional TAGANA dan penanggulangan bencana. Usulan ini untuk memperkuat kesiapsiagaan daerah menghadapi potensi bencana di Mamuju Tengah. Ketiga, usulan hibah Barang Milik Negara (BMN) guna mendukung sarana dan prasarana pelayanan sosial di daerah.
Keempat, pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) sebagai langkah penguatan kesiapsiagaan masyarakat berbasis komunitas. Dinas Sosial juga mengusulkan penambahan rasio Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) mengingat luasnya wilayah dan jumlah penerima manfaat di kabupaten tersebut.
Nirwanasari berharap seluruh usulan yang dibawa mendapat perhatian serius dari Kementerian Sosial RI. Menurutnya, koordinasi ini menjadi bagian dari langkah aktif Pemkab Mamuju Tengah dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pusat.
“Melalui koordinasi ini, kami berharap Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Sosial RI, khususnya dalam percepatan program Sekolah Rakyat dan berbagai program sosial lainnya demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Pertemuan tersebut diharapkan dapat menghadirkan pelayanan sosial yang lebih optimal, responsif, dan berkelanjutan bagi masyarakat Mamuju Tengah.