SULAWESI BARAT — Spekulasi soal iPhone Ultra yang bakal menjadi ponsel lipat pertama Apple semakin memanas menjelang peluncurannya. Namun, laporan terbaru justru memupus satu fitur yang paling dinanti sebagian calon pembeli: stylus khusus. Menurut Mark Gurman dari Bloomberg, Apple dikabarkan batal meluncurkan Apple Pencil generasi baru bersamaan dengan iPhone Ultra. Ini menjadi pukulan telak bagi mereka yang berencana memakai perangkat besar tersebut untuk produktivitas layaknya tablet.
Mengapa Apple Batal Meluncurkan Apple Pencil untuk iPhone Ultra?
Keputusan ini bukan tanpa sebab. Laporan yang sama mengungkap setidaknya dua alasan utama. Pertama, ada pertimbangan filosofis yang sudah mengakar sejak era Steve Jobs. Visi awal iPhone memang sangat anti-stylus, dan Apple tampaknya belum siap melanggar pakem tersebut untuk produk flagship pertamanya yang bisa dilipat.
Kedua, masalah teknis yang lebih krusial: bekas goresan. Gurman menyebut penggunaan stylus berisiko meninggalkan "unsightly marks" atau bekas yang mengganggu pada layar dalam iPhone Ultra yang dikenal sangat sensitif. Bagi perangkat dengan harga yang diprediksi tembus puluhan juta rupiah, risiko kerusakan layar seperti ini jelas menjadi pertimbangan besar sebelum memutuskan merilis aksesorinya.
Sketsa Desain Apple Pencil yang Batal Terealisasi
Menariknya, laporan yang sama juga membeberkan bagaimana desain Apple Pencil tersebut seharusnya bekerja. Ia dirancang lebih "gemuk" atau pendek dari versi iPad, menyesuaikan dengan dimensi iPhone Ultra yang lebih ringkas. Penyimpanan dan pengisian daya direncanakan menggunakan magnet di sisi samping ponsel, mirip dengan cara kerja di iPad Pro.
Namun, implementasi ini punya kelemahan fatal dari sisi ergonomi. Menempelkan stylus di sisi samping akan membuat genggaman terasa tidak nyaman saat ponsel besar ini dipakai sambil mengisi daya pena. Berbeda dengan iPad yang menempel di bagian atas, penempatan di samping jelas menghalangi jari. Ditambah lagi masalah bekas goresan tadi, jelas kalah nyaman dibanding pengalaman menggunakan stylus di tablet.
Masa Depan Stylus di Lini iPhone Lipat
Kabar ini bukan berarti Apple menutup pintu selamanya. Ada kemungkinan besar stylus untuk iPhone Ultra tetap hadir di generasi berikutnya, atau saat permintaan konsumen sudah sangat kuat. Tekanan pasar kompetitor seperti Samsung dengan Galaxy Z Fold dan S Pen-nya bisa menjadi katalis bagi Apple untuk berubah pikiran.
Apple juga punya opsi untuk mengembangkan material ujung stylus baru yang lebih ramah terhadap layar lipat. Jika masalah bekas goresan berhasil diatasi, peluang peluncuran di masa depan tetap terbuka lebar.
Untuk saat ini, fokus utama kita tertuju pada performa iPhone Ultra itu sendiri. Sebagai pengguna setia iPhone yang selama ini iri melihat lini lipat Samsung, kehadiran Apple di kategori ini tetap menjadi momen yang dinanti. Pertanyaannya sekarang, apakah iPhone Ultra mampu memenuhi ekspektasi besar yang sudah menumpuk menjelang debut resminya?