Xiaomi 18 Pro Debut di China, Smartphone Pertama Snapdragon 8 Elite Gen 6

Penulis: Sutomo  •  Kamis, 24 September 2026 | 16:50:32 WIB
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max resmi diluncurkan di China sebagai smartphone pertama dengan Snapdragon 8 Elite Gen 6.

SULAWESI BARAT — Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max resmi meluncur di China sebagai smartphone pertama yang memakai Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6. Keduanya membawa baterai silicon-carbon hingga 8.500mAh, kamera Leica 200MP, dan layar sekunder di punggung. Xiaomi memastikan flagship ini menyambangi pasar global akhir tahun ini.

Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max tersedia dalam empat pilihan warna standar, yakni hitam, putih, pink, dan biru. Ada varian khusus merah dengan elemen transparan di bagian belakang, menyasar pembeli yang ingin tampilan berbeda dari model reguler.

Untuk pasar China, Xiaomi 18 Pro dibanderol mulai 5.999 yuan atau sekitar Rp13 jutaan, sedangkan 18 Pro Max mulai 6.999 yuan atau sekitar Rp15 jutaan untuk konfigurasi 12/256GB. Xiaomi memastikan kedua perangkat bakal dirilis ke pasar global pada akhir tahun ini, meski belum menyebut tanggal pasti maupun harga untuk tiap negara.

Dapur Pacu: Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan Pendingin Baru

Xiaomi 18 Pro mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 6, sementara varian Pro Max mendapat Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dengan performa lebih tinggi. Keduanya memakai CPU Oryon generasi keempat, dipadukan RAM LPDDR5X sampai 16GB dan penyimpanan UFS 4.1 hingga 1TB.

Supaya suhu tetap stabil saat dipakai berat, Xiaomi menyematkan sistem pendingin circular cold-pump. Pada 18 Pro Max, area pembuangan panasnya mencapai 5.513mm², angka yang cukup besar untuk ukuran smartphone konsumen.

Layar Utama dan Panel Sekunder di Punggung

Xiaomi 18 Pro membawa layar OLED LTPO 6,4 inci beresolusi 2K. Versi Pro Max memakai panel lebih besar, 6,9 inci, dengan resolusi 2624 x 1208 piksel. Keduanya mendukung refresh rate adaptif 1–120Hz dan peak brightness sampai 4.000 nits, dilapisi kaca Xiaomi Dragon Crystal Glass 3.

Salah satu fitur yang jarang ditemui di flagship lain adalah hardware-level privacy display. Layar ini bisa membatasi pandangan dari samping, dan sistemnya dapat aktif otomatis berdasarkan lokasi. Saat proteksi menyala, notifikasi, floating window, serta tampilan split-screen ikut disembunyikan. Pengguna bisa mengakses pengaturan ini lewat tombol AI khusus di sisi perangkat.

Mengikuti pendahulunya, Xiaomi tetap mempertahankan layar OLED tambahan di bagian belakang. Ukurannya 2,7 inci pada 18 Pro dan 2,9 inci pada 18 Pro Max, dengan refresh rate hingga 120Hz. Panel ini bisa dipakai menampilkan widget, notifikasi, mini game, atau jadi viewfinder saat memotret dengan kamera belakang.

Kamera Leica 200MP dan Zoom Lossless 12,8x

Kedua model memakai konfigurasi kamera yang identik, terdiri dari tiga lensa belakang berlabel Leica. Kamera utamanya sensor 200MP Light Hunter 960 berukuran 1/1,28 inci. Ada pula periskop 200MP 1/1,56 inci dengan optical zoom 3,2x, ditambah ultrawide 50MP.

Sistem kamera ini juga dibekali fitur macro 12cm dan kemampuan zoom lossless sampai 12,8x. Kombinasi sensor besar dan lensa Leica menempatkan seri ini bersaing langsung dengan flagship kamera dari Samsung dan Apple di segmen harga yang sama.

Baterai Silicon-Carbon sampai 8.500mAh

Xiaomi 18 Pro memakai baterai silicon-carbon berkapasitas 7.000mAh. Kapasitasnya lebih besar lagi di 18 Pro Max, mencapai 8.500mAh. Keduanya mendukung fast charging 100W dan wireless charging 50W.

Xiaomi mengklaim baterai kedua ponsel masih mampu mempertahankan setidaknya 80% kapasitas setelah 2.000 siklus pengisian. Angka ini jadi salah satu daya tarik utama, terutama bagi pengguna yang sering berpindah tempat dan mengandalkan ponsel sepanjang hari.

Bagi pasar Indonesia, kehadiran Snapdragon 8 Elite Gen 6 di jajaran Xiaomi menjadi sinyal penting. Pabrikan asal China itu biasanya lebih dulu memboyong flagship terbarunya ke China sebelum masuk ke negara lain, sehingga peluncuran global akhir tahun ini jadi momen yang ditunggu pengguna maupun pelaku ritel ponsel lokal.

Reporter: Sutomo
Sumber: gadget.jagatreview.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top