SULAWESI BARAT — Como 1907 akan menjalani laga bersejarah melawan RB Leipzig pada Kamis (10/9) atau Jumat (11/9) dini hari WIB. Di tengah persiapan menghadapi tim Bundesliga tersebut, klub Serie A Italia ini justru mencuri perhatian lewat aksi kelas atas di luar lapangan.
Mirwan Suwarso bersama jajaran direksi klub memutuskan mengorbankan tempat duduk mereka di tribun untuk para pendukung fanatik yang lahir pada 1950 atau sebelumnya. Langkah ini diumumkan langsung melalui akun Instagram pribadinya.
"Beberapa direktur klub dan saya telah memutuskan untuk memberikan tempat duduk kami dalam pertandingan ini. Kami ingin tempat duduk tersebut dialokasikan kepada para penggemar yang telah menunggu paling lama: pendukung yang lahir pada tahun 1950 atau sebelumnya," tulis Suwarso.
Kebijakan ini menyasar kelompok suporter yang setia mendampingi Como sejak era tersulit klub. Mereka adalah saksi hidup perjalanan tim dari divisi bawah hingga menembus kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa.
The Athletic melaporkan lebih dari 40 tiket dibebaskan untuk para lansia. Salah satu penerima adalah Gerardo Mandressi, penggemar berusia 70 tahun yang akrab disapa 'Il Barba'. Pria ini dikenal memiliki koleksi memorabilia Como yang beragam, termasuk sepasang kaus kaki milik Mario Nicoletti.
Karena faktor usia, Mandressi tak lagi rutin mendatangi stadion. Namun kali ini, pihak klub memastikan ia hadir menyaksikan momen bersejarah. Bahkan, dua suporter tertua lainnya, Mario Pozzetti (90 tahun) dan Enrico Colombo (81 tahun), akan dijemput khusus oleh petugas klub.
Keputusan Mirwan Suwarso mendapat apresiasi luas. La Gazzetta dello Sport menilai langkah ini membuktikan Como tetap menghargai akar lokalnya di tengah upaya memperluas jangkauan internasional. "Ikatan dengan kota dan penduduknya tetap menjadi proyek utama," tulis media Italia tersebut.
The Independent menyoroti kesetiaan fans Como yang bertahan saat klub dinyatakan bangkrut dua kali dalam dua dekade terakhir. BBC menambahkan, kebangkitan Como dari divisi bawah hingga ke panggung elite Eropa merupakan pencapaian luar biasa dalam beberapa tahun terakhir.
Ini bukan pertama kalinya Como menunjukkan kepedulian pada komunitas setempat. Klub sebelumnya pernah menraktir minuman lokal gratis di bar-bar tertentu setiap kali Como mencetak gol.