MAMUJU — Fenomena semburan air bercampur lumpur mendadak terjadi saat seorang warga tengah mengebor tanah untuk mencari sumber mata air bersih di kawasan persawahan Desa Polongaan, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. Peristiwa yang berlangsung pada Minggu (12/7/2026) itu sontak menghebohkan masyarakat setempat.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamuju Tengah, Hamka, mengatakan bahwa semburan air bertekanan tinggi keluar secara tiba-tiba dari titik pengeboran. "Saat proses pengeboran berlangsung, secara tiba-tiba muncul semburan air bertekanan tinggi dari dalam tanah yang terus mengalir keluar dari titik pengeboran," ujarnya, Senin (13/7/2026).
Momen kemunculan semburan tersebut terekam dalam video berdurasi 1 menit 2 detik. Rekaman itu kemudian menyebar luas dan viral di sejumlah platform media sosial, memicu rasa penasaran warga di luar desa.
Tim BPBD Mamuju Tengah yang langsung turun ke lokasi memastikan bahwa tekanan semburan cukup kuat. Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya semburan tersebut belum diketahui dan masih membutuhkan kajian lebih lanjut dari instansi teknis yang berwenang.
Hamka mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengumpulkan data dan meminta keterangan dari sejumlah saksi di lapangan. Koordinasi intensif terus dilakukan untuk mengantisipasi potensi dampak buruk yang mungkin timbul ke depannya.
Berdasarkan laporan terbaru, semburan air dilaporkan sudah mulai surut. Kondisi ini terjadi setelah warga setempat berinisiatif bergotong royong menutup lubang semburan menggunakan bongkahan batu yang tersedia di sekitar lokasi.
BPBD Kabupaten Mamuju Tengah mengimbau masyarakat agar tidak mendekati titik semburan hingga ada informasi resmi dari instansi berwenang. "BPBD Kabupaten Mamuju Tengah mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi semburan hingga terdapat informasi dan rekomendasi resmi dari instansi yang berwenang, guna menjaga keselamatan bersama," kata Hamka.