SULAWESI BARAT — Rapat Umum Pemegang Saham Laporan Pertanggungjawaban (RUPS LPT) yang digelar di Jakarta pekan lalu mengesahkan capaian tersebut. Direktur Utama PT Pelayaran Bahtera Adhiguna, Tri Susanto, menyatakan pertumbuhan ini merupakan hasil sinergi seluruh insan perusahaan dan dukungan para pemangku kepentingan.
"Kami terus memperkuat kapabilitas operasional sekaligus membangun fondasi bisnis yang adaptif agar mampu menjawab kebutuhan industri energi yang terus berkembang," ujar Tri dalam keterangan resmi, Senin (17/2).
Sepanjang 2025, BAg merealisasikan volume pengangkutan batu bara sebesar 42,01 juta metrik ton. Batu bara tersebut didistribusikan ke pembangkit milik PLN Group dan Independent Power Producer (IPP) di berbagai wilayah Indonesia.
Tidak hanya pasar domestik, perusahaan ini juga mulai merambah kawasan. Tercatat empat kali pengiriman ke Filipina dan Vietnam sepanjang tahun lalu. Langkah ini menjadi strategi untuk memperluas pasar di luar PLN Group sekaligus meningkatkan daya saing di sektor logistik maritim.
Untuk mengurangi ketergantungan pada angkutan batu bara, BAg mulai mengembangkan sumber pertumbuhan baru. Portofolio bisnis diperluas ke layanan pengangkutan LNG, BBM, serta operasi dan pemeliharaan angkutan CNG.
Perusahaan juga masuk ke bisnis pengerukan (dredging), pengelolaan jetty, dan berbagai jasa penunjang lainnya. Inovasi pun dijalankan, termasuk implementasi on shore charging untuk mengurangi penggunaan BBM dalam operasional kapal dan digitalisasi proses bisnis di berbagai fungsi perusahaan.
Kinerja positif BAg turut diikuti berbagai apresiasi di tingkat nasional. Selama 2025, perusahaan meraih sejumlah penghargaan di bidang tata kelola perusahaan, operasional, sumber daya manusia, hingga tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Puncaknya, BAg berhasil meraih penghargaan dalam ajang Annual Report Award 2024 untuk kategori Perusahaan BUMN Non Go Public Non Keuangan. Tri menegaskan, ke depan perusahaan akan terus memperkuat keunggulan operasional dan memperluas diversifikasi bisnis.
"Komitmen tersebut kami jalankan untuk memberikan nilai tambah bagi pemegang saham sekaligus mendukung ketahanan pasok energi nasional," tutup Tri.