MAMUJU — Bus Neo Trans yang melaju menuju Palu terbalik di Salupangi, Jalan Trans Mamuju–Palu, setelah ban belakangnya pecah. Dari 26 orang yang berada di dalam bus, 21 di antaranya mengalami luka dan 5 lainnya tidak mengalami cedera.
Kapolsek Kota Mamuju AKP Hamring membenarkan kejadian kecelakaan tunggal tersebut. Personel Polsek Kota Mamuju langsung bergerak ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara sekaligus mengevakuasi para korban.
Rincian Korban: 6 Luka Berat, 8 Luka Sedang, 7 Luka Ringan
Berdasarkan data sementara, dari 21 korban luka, 6 orang mengalami luka berat, 8 orang luka sedang, dan 7 orang luka ringan. Seluruh korban yang terluka kini menjalani perawatan medis di RS Regional dan RS Bhayangkara Mamuju.
"Berdasarkan data sementara, jumlah korban tercatat sebanyak 21 orang mengalami luka dengan rincian 6 orang luka berat, 8 orang luka sedang, dan 7 orang luka ringan," ujar Kapolsek Hamring.
26 Orang di Dalam Bus: 22 Penumpang dan 4 Awak
Bus tersebut mengangkut total 26 orang, terdiri dari 22 penumpang serta 4 awak bus yang meliputi 2 sopir dan 2 kernet. Lima orang di antaranya dilaporkan tidak mengalami cedera sama sekali.
Kecelakaan tunggal ini dipicu pecahnya ban belakang bus saat melintasi ruas jalan Trans Mamuju–Palu. Kondisi tersebut membuat bus kehilangan kendali hingga akhirnya terbalik di kawasan Salupangi.
Langkah Kepolisian Setelah Evakuasi
Selain mengevakuasi korban, polisi mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian serta membuat laporan sebagai bagian dari penanganan lebih lanjut. Situasi di lokasi dilaporkan tetap aman dan terkendali setelah proses evakuasi selesai.
"Kehadiran personel Polsek Kota Mamuju merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam memberikan pertolongan kepada korban kecelakaan lalu lintas serta memastikan situasi di lokasi kejadian tetap aman dan terkendali," jelas AKP Hamring.
Seluruh korban yang mengalami luka masih menjalani perawatan intensif di dua rumah sakit di Mamuju. Polisi belum merinci perkembangan kondisi terbaru para korban luka berat.