MAMUJU — Partai Hanura menjadikan Musyawarah Daerah (Musda) IV di Sulawesi Barat sebagai titik tolak pembenahan internal, mulai dari kaderisasi hingga strategi menjangkau pemilih muda yang mendominasi demografi. Wakil Ketua Umum DPP Hanura, Imam Anshori Saleh, menekankan bahwa forum ini bukan sekadar pergantian pengurus, melainkan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja partai.
Mengapa Regenerasi Kader Jadi Prioritas?
Imam Anshori menyoroti perlunya pemimpin yang mampu menjalankan misi perjuangan partai secara efektif di Sulbar. “Yang paling penting adalah bagaimana kita mendapatkan pimpinan yang benar-benar mampu membawa dan menjalankan misi-misi Partai Hanura,” ujarnya dalam Musda yang digelar bersamaan dengan Muscab serentak DPC se-Sulbar, Minggu (24/5/26).
Menurut dia, proses kaderisasi dan pencalonan legislatif ke depan harus lebih selektif. “Jangan hanya mengandalkan semangat untuk maju, tetapi juga harus memiliki kapasitas dan kompetensi yang memadai,” tegasnya.
Pemilih Muda: Target Utama Perluasan Basis
DPP memberikan perhatian serius pada perubahan demografi pemilih yang kini didominasi Generasi Z dan kelompok muda lainnya. “Mayoritas pemilih kita sekarang adalah generasi muda. Karena itu mereka harus dirangkul,” kata Imam Anshori.
Ia menambahkan, setiap program dan aktivitas partai harus memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. “Partai tidak bisa berjalan sendiri tanpa keterlibatan masyarakat, terutama anak-anak muda yang menjadi penentu arah politik ke depan,” ujarnya.
Disiplin Organisasi dan Evaluasi Internal
Imam Anshori juga menyoroti persoalan internal yang perlu dibenahi, terutama kepatuhan kader terhadap mekanisme dan garis koordinasi partai. “Kita ingin seluruh kader berjalan sesuai aturan organisasi. Koordinasi harus dilakukan melalui jalur yang benar agar roda partai berjalan efektif dan terarah,” tegasnya.
Sebelum Musda digelar, DPP telah melakukan pertemuan dan komunikasi internal untuk memastikan proses musyawarah berjalan sesuai mekanisme organisasi. Hal ini dinilai penting untuk mencegah tumpang tindih komunikasi maupun pengambilan keputusan yang dapat mengganggu soliditas partai.
Arah Baru Hanura Sulbar ke Depan
Melalui Musda IV dan Muscab serentak, Hanura Sulawesi Barat diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyiapkan kader terbaik menghadapi agenda politik mendatang. DPP menargetkan lahirnya kepemimpinan yang tidak hanya solid secara internal, tetapi juga relevan dengan kebutuhan konstituen di daerah.