SULAWESI BARAT — Pernyataan tersebut disampaikan Suraidah di Mamuju, Jumat (22/5) malam, di tengah konsolidasi internal menjelang Musda. Wakil Ketua DPRD Sulawesi Barat itu menilai, partai politik saat ini dituntut lebih dari sekadar memenangkan pemilu.
Politisi Senior: Demokrat Harus Hadirkan Solusi, Bukan Sekadar Persaingan
“Partai politik hari ini dituntut bukan hanya memenangkan kontestasi, tetapi juga menjaga kepercayaan publik. Karena itu Musda Demokrat Sulawesi Barat harus menjadi titik sentrum bersama dalam meneguhkan politik yang santun, terbuka, dan berpihak kepada rakyat,” tegas Suraidah.
Menurutnya, masyarakat di enam kabupaten di Sulawesi Barat memiliki harapan besar terhadap partai politik. Mereka menginginkan stabilitas dan solusi nyata atas persoalan daerah, mulai dari ekonomi, lapangan kerja, pendidikan, hingga kesejahteraan di tingkat desa.
Pesan untuk Kader: Siapapun yang Terpilih, Kembali Bersatu untuk Rakyat
Suraidah mengajak seluruh kader Demokrat menjaga suasana Musda tetap teduh dan penuh semangat kekeluargaan. Ia menegaskan bahwa hasil Musda adalah keputusan bersama yang harus dihormati.
“Siapa pun yang terpilih nantinya, itulah pemimpin terbaik hasil keputusan kader Demokrat Sulawesi Barat. Sebab yang terpenting setelah Musda adalah kembali bersatu dan bekerja untuk rakyat,” kata dia.
Dalam kesempatan itu, politisi perempuan asal Mamuju ini menekankan Demokrat harus terus hadir sebagai kekuatan politik yang memberi harapan. “Demokrat harus menjadi kekuatan politik yang menghadirkan harapan, bukan sekadar persaingan,” tutupnya.
Musda V: Agenda Strategis Enam Kabupaten
Musda ke-V DPD Partai Demokrat Sulawesi Barat dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 22 Mei 2026. Sejumlah jajaran pengurus dan kader dari enam kabupaten di provinsi tersebut direncanakan hadir dalam agenda pemilihan ketua dan konsolidasi program kerja partai ke depan.