MAMUJU TENGAH — Bupati Mamuju Tengah Arsal Aras dan Wakil Bupati Askary turun langsung ke Balai Desa Tangkou, Kecamatan Topoyo, untuk menghadiri Posyandu dan Penimbangan Serentak Bulan Agustus 2026, Rabu (19/8/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA ini dihadiri jajaran Forkopimda, mulai dari Ketua DPRD, Sekda, Ketua TP PKK, Kepala Dinas Kesehatan, Camat Topoyo, hingga Kapolsek Topoyo.
Kehadiran orang nomor satu di lingkup Pemkab Mamuju Tengah itu bukan sekadar seremoni. Arsal Aras mengajak masyarakat Desa Tangkou untuk aktif membawa anaknya ke posyandu guna mendeteksi potensi stunting sejak dini.
Dalam sambutannya, Arsal menegaskan posyandu menjadi garda terdepan untuk memastikan kebutuhan nutrisi anak terpenuhi. Ia juga menyebut pemerintah menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat usia 15 hingga 59 tahun yang dilaksanakan secara berkala.
"Pemerintah juga menyampaikan adanya layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat usia 15 hingga 59 tahun yang dilaksanakan secara berkala," terang Arsal di hadapan warga.
Kepala Dinas Kesehatan Mamuju Tengah Setya Biro menambahkan, kegiatan ini sangat penting dalam upaya menekan angka kematian ibu hamil. Selain itu, posyandu juga menjadi sarana pemenuhan vitamin dan nutrisi bagi anak.
"Pemberian vitamin A kepada balita juga menjadi salah satu bagian kegiatan untuk mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak," ujarnya.
Setya Biro juga mengingatkan bahwa posyandu tidak hanya melayani ibu dan anak. Masyarakat diberikan pemahaman bahwa fasilitas ini memiliki peran lebih luas, termasuk mendukung pelayanan kesehatan bagi kelompok lanjut usia.
Rangkaian kegiatan berlanjut dengan simulasi pemberian vitamin A kepada balita yang melibatkan Bupati, Wakil Bupati, unsur DPRD, Dinas Kesehatan, Camat Topoyo, dan Kepala Desa Tangkou. Aksi ini memperlihatkan langsung tata cara pemberian suplemen yang benar kepada para orang tua.
Setelah itu, acara diisi sesi foto bersama dan simulasi penerimaan bantuan langsung tunai (BLT) bagi masyarakat Desa Tangkou. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 11.00 WITA dalam keadaan aman dan tertib.
Antusiasme warga terlihat dari tingginya jumlah masyarakat yang hadir. Sekitar 50 balita tercatat mengikuti penimbangan pada kegiatan tersebut, menunjukkan kesadaran warga memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia di desa.