SULAWESI BARAT — Gugatan hukum terhadap Selena Gomez memasuki babak baru. Penyanyi berusia 32 tahun itu resmi angkat bicara dan menolak seluruh tuduhan dari investor Wondermind, platform kesehatan mental yang ia dirikan bersama sang ibu, Mandy Teefey, serta pengusaha Daniella Pierson.
Gugatan mencuat setelah sekelompok investor mengklaim mengalami kerugian finansial akibat kebijakan manajemen Wondermind. Mereka menuding adanya penyalahgunaan dana dan komunikasi yang tidak transparan terkait performa bisnis sejak pendanaan diluncurkan.
Dalam dokumen hukum, para penggugat menyebut Wondermind gagal memenuhi sejumlah target operasional yang dijanjikan di awal kerja sama. Tim kuasa hukum Gomez langsung merespons tegas dan menyebut gugatan itu tidak berdasar serta penuh ketidakakuratan fakta.
Perwakilan hukum Selena Gomez menegaskan seluruh operasional Wondermind dijalankan sesuai prosedur dan standar tata kelola perusahaan yang berlaku. Mereka menyayangkan langkah hukum ini diambil di tengah fokus perusahaan mengembangkan layanan dukungan kesehatan mental bagi pengguna di Amerika Serikat.
Pihak Wondermind menyatakan akan menghadapi proses hukum ini secara transparan. Mereka yakin pengadilan akan memutuskan perkara dengan adil dan menilai gugatan ini hanyalah upaya sejumlah pihak mencari keuntungan di luar kesepakatan bisnis yang telah disetujui bersama.
Kasus ini menjadi sorotan industri hiburan Hollywood karena melibatkan figur publik sebesar Selena Gomez. Meski demikian, tidak ada pengaruh signifikan terhadap operasional harian Wondermind, dan platform digitalnya tetap berjalan normal.
Gomez dikenal aktif dalam advokasi isu kesehatan mental dan kerap membahas pengalamannya dengan gangguan bipolar. Wondermind sempat mencuri perhatian investor karena misi sosialnya, sebelum akhirnya menuai polemik hukum.
Publik kini menunggu perkembangan persidangan yang dijadwalkan berlangsung di pengadilan negara bagian California. Kasus ini sekaligus menjadi ujian bagi kredibilitas startup yang digawangi selebriti dalam menjaga kepercayaan investor di tengah tekanan pasar.