BRI Kabanjahe Jadi Tuan Rumah Program KALCER Bank Indonesia, Layanan Tukar Uang Keliling hingga Kecamatan Payung

Penulis: Yasir  •  Jumat, 31 Juli 2026 | 13:29:01 WIB
BRI Kabanjahe membuka layanan penukaran uang keliling (KALCER) di Taman Mejuah-juah Berastagi dan Kecamatan Payung, Kabupaten Karo, hingga Sabtu (1/8).

SULAWESI BARAT — Peluncuran program ini dihadiri Deputi Kepala Divisi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara Hendra Wangsa Dikrama, staf BI Ibrahim Hasim Hasibuan, serta pimpinan cabang bank mitra seperti BNI, Bank Mandiri, Bank Sumut, Bank Syariah Indonesia (BSI), dan Bank Central Asia (BCA). Kepercayaan yang diberikan kepada BRI Kabanjahe sebagai Sentra Kas Mitra (SKM) Utama menjadi langkah konkret kolaborasi perbankan dan regulator dalam mendekatkan layanan penukaran uang ke masyarakat.

Layanan Tukar Uang dan Edukasi Rupiah di Tengah Festival

Pemimpin Cabang BRI Kabanjahe A. Donny Cahyono menegaskan bahwa program ini dirancang untuk memastikan seluruh masyarakat Kabupaten Karo mendapatkan akses penukaran uang pecahan kecil maupun uang layak edar. "Melalui program KALCER, kami ingin memastikan seluruh masyarakat Kabupaten Karo, baik yang berada di pusat keramaian maupun di wilayah yang lebih jauh, tetap dapat memperoleh layanan penukaran uang pecahan kecil maupun uang layak edar," ujarnya.

Ia menambahkan, edukasi mengenai ciri-ciri keaslian Rupiah juga menjadi fokus utama. "Kami juga mengedukasi masyarakat agar semakin mencintai, menghargai, dan memahami ciri-ciri keaslian Rupiah," kata Donny.

Armada kas keliling dari masing-masing bank turut dihias dengan nuansa festival dan ambil bagian dalam pawai untuk memeriahkan Festival Bunga dan Buah Tanah Karo 2026. Cara ini dipilih agar layanan perbankan lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan fungsi penukaran uang secara santai.

Dua Titik Layanan dan Harapan Keberlanjutan

Hingga Sabtu (1/8), tim gabungan Bank Indonesia dan bank peserta akan melayani masyarakat di Taman Mejuah-juah Berastagi dan Kecamatan Payung. Masyarakat dapat menukarkan uang yang sudah tidak layak edar maupun memperoleh pecahan sesuai kebutuhan.

Donny berharap sinergi ini mampu memperkuat literasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kualitas uang Rupiah. "Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut di berbagai wilayah Kabupaten Karo. Masyarakat kami ajak memanfaatkan layanan ini untuk menukarkan uang yang sudah tidak layak edar maupun memperoleh pecahan uang sesuai kebutuhan," jelasnya.

Kolaborasi ini menjadi contoh nyata bagaimana industri perbankan dan otoritas moneter bekerja bersama menjangkau daerah-daerah yang selama ini belum tersentuh layanan kas optimal. Dengan adanya KALCER, masyarakat Karo yang beraktivitas di sektor pertanian dan pariwisata tidak perlu lagi menempuh jarak jauh hanya untuk mendapatkan uang pecahan atau menukar uang rusak.

Program ini juga sejalan dengan upaya Bank Indonesia menjaga kualitas uang beredar di tengah tingginya transaksi tunai saat festival berlangsung. Kehadiran layanan kas keliling di momen keramaian menjadi titik strategis yang menguntungkan kedua belah pihak.

Reporter: Yasir
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top