SULAWESI BARAT — Honda akhirnya angkat bicara soal masa depan pikap medium-nya. Melalui satu gambar siluet resmi yang dibagikan ke media, pabrikan asal Jepang itu memastikan bahwa Ridgeline generasi ketiga sedang dalam pengerjaan dan akan meluncur dalam beberapa tahun ke depan. Tidak seperti pendahulunya yang lebih membulat, siluet yang diperlihatkan kali ini memperlihatkan garis bodi yang jauh lebih kotak dan tegas.
Dari satu gambar outline yang beredar—atau oleh beberapa jurnalis global disebut sebagai Ridgeoutline—tampak jelas bahwa Honda mengubah pendekatan desain secara fundamental. Jika generasi kedua yang mulai dijual sejak 2017 terlihat seperti Honda Pilot dengan bak di belakang, generasi ketiga ini diprediksi akan lebih mirip Honda Passport terbaru yang diberi bak kargo. Namun, ada juga kemungkinan desainnya justru menarik elemen dari Pilot model anyar. Semua kemungkinan masih terbuka hingga debut resmi nanti.
Perubahan drastis ini bukan tanpa alasan. Sepanjang 2025, Ridgeline hanya terjual 48.448 unit di Amerika Serikat. Bandingkan dengan Toyota Tacoma yang mencapai 274.638 unit atau Chevrolet Colorado yang laku 107.074 unit di periode yang sama. Honda sadar betul bahwa penampilan yang kurang tough menjadi salah satu penyebab utama pikap ini kalah pamor, meski secara fungsi sebenarnya lebih cocok untuk kebutuhan sehari-hari sebagian besar pembeli.
Selain ubahan eksterior, jantung pacu anyar juga menjadi fokus utama. Honda dipastikan akan menggunakan mesin hybrid V6 yang sebelumnya sempat terlihat dalam kunjungan jurnalis ke pabrik di Jepang tahun lalu. Mesin ini menjadi kunci untuk memenuhi regulasi emisi yang makin ketat, terutama setelah Honda memutuskan menghentikan sementara produksi Ridgeline di pabrik Lincoln, Alabama mulai kuartal keempat tahun ini.
Jeda produksi selama kurang lebih 18 bulan itu dikonfirmasi oleh Honda, meski alasan resmi terkait regulasi emisi belum diumumkan secara gamblang. Selama masa jeda, pabrik yang sama akan difokuskan untuk meningkatkan kapasitas produksi model lain seperti Odyssey dan Passport, masing-masing naik lebih dari 10 persen. Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Honda serius merombak total Ridgeline, bukan sekadar facelift atau ubahan minor.
Proses desain generasi ketiga ini dikerjakan langsung oleh studio desain Honda di California. Ini menandakan bahwa target pasar utama tetap Amerika Utara, di mana persaingan pikap medium sangat sengit. Dengan pendekatan desain yang lebih kotak dan agresif, Honda berharap bisa merebut hati konsumen yang selama ini enggan melirik Ridgeline karena tampilannya yang terlalu soft untuk ukuran truk.
Belum ada informasi resmi mengenai spesifikasi detail, varian, atau harga. Namun, melihat timeline yang ada—produksi dihentikan akhir 2025 dan model baru meluncur 2028—pengembangan sedang berjalan penuh. Untuk saat ini, yang bisa dinikmati publik hanyalah siluet Ridgeoutline itu sendiri.