MAJENE — Pengurus Ikatan Alumni (IKA) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) menyusun langkah konkret menjelang Dies Natalis ke-18. Agenda prioritas meliputi penyusunan basis data alumni terintegrasi dan pembentukan kepengurusan IKA di tingkat fakultas.
Komitmen ini mengemuka dalam rapat koordinasi antara Ketua IKA Unsulbar, Napirman, bersama jajaran pengurus dengan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Selasa (30/06/2026). Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi terstruktur demi mendukung program pengembangan kampus.
Napirman mengungkapkan jumlah alumni Unsulbar telah mencapai puluhan ribu orang. Mereka tersebar di berbagai daerah dan berkiprah dalam beragam profesi.
“Alhamdulillah, melalui Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, kita akan melakukan penyusunan database alumni dan dilanjutkan dengan pembentukan pengurus Ikatan Alumni di tingkat fakultas se-Universitas Sulawesi Barat,” kata Napirman.
Napirman menilai basis data alumni yang terintegrasi akan memudahkan kampus membangun komunikasi dan memperluas kolaborasi. Alumni dapat dilibatkan dalam program akademik maupun pengabdian kepada masyarakat.
“Maka ini merupakan potensi strategis untuk kita dorong secara bersama-sama agar kampus ini tetap menjadi kebanggaan Sulawesi Barat dan Indonesia pada umumnya,” ujarnya.
Melalui kolaborasi antara kampus dan organisasi alumni, IKA Unsulbar berharap rangkaian Dies Natalis ke-18 tidak hanya menjadi seremoni tahunan. Momentum ini diharapkan menjadi ajang memperkuat kontribusi alumni dalam mendukung peningkatan kualitas, reputasi, dan daya saing Universitas Sulawesi Barat di tingkat regional maupun nasional.
Pembentukan pengurus IKA di tingkat fakultas disebut sebagai langkah awal memastikan organisasi alumni memiliki struktur yang solid hingga ke unit terkecil. Dengan demikian, program-program pengembangan kampus dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.