SULAWESI BARAT — Viral di media sosial, kabar penutupan 11 jaringan outlet Daihatsu milik Asco Automotive langsung menuai spekulasi. Beredar narasi bahwa setelah lepas dari Daihatsu, dealer tersebut akan beralih menjadi diler mobil China. Namun, klaim itu langsung diluruskan oleh pihak prinsipal.
Customer Relation Division Head PT Astra International Tbk - Daihatsu Sales Operation (AI DSO), Tri Mulyono, menegaskan ada kesalahan istilah yang beredar. Menurutnya, yang dimaksud dengan dealer adalah institusi perusahaan, bukan lokasi fisik penjualan.
"Jadi lebih tepat bila disampaikan 1 dealer yang memiliki 11 jaringan outlet resmi Daihatsu, bukan 11 dealer," ujar Tri kepada detikOto, Jumat (5/6).
Dengan kata lain, keputusan ini murni diambil oleh satu mitra bisnis, bukan representasi dari 11 badan usaha berbeda. Tri menghargai langkah rekan dealer dalam menghadapi dinamika bisnis di Indonesia.
Bagi konsumen yang pernah membeli atau melakukan perawatan di outlet Asco Daihatsu, tak perlu panik. Tri memastikan semua hak layanan tetap bisa diakses di jaringan resmi Daihatsu terdekat.
"Kami ingin menegaskan, Daihatsu Indonesia tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan di setiap journey kepemilikan mobil," tuturnya.
Pengecekan berkala, perbaikan, hingga klaim garansi bisa dilakukan di outlet resmi lainnya tanpa penurunan kualitas. Hal ini penting ditegaskan mengingat unggahan penutupan di akun Instagram Asco Daihatsu sudah tidak bisa diakses lagi.
Sebelum dihapus, akun Instagram resmi Asco Daihatsu mengumumkan penghentian operasional sejumlah outlet per 1 Juni 2026. Salah satunya adalah Asco Daihatsu Bekasi yang berlokasi di Bekasi Timur dan Pasar Minggu.
"Terima kasih atas kepercayaan sahabat Daihatsu yang telah melakukan pembelian dan perawatan kendaraan di Asco Daihatsu Bekasi. Bersama ini, kami sampaikan per 1 Juni 2026, Asco Daihatsu Bekasi akan menghentikan operasionalnya," demikian bunyi pengumuman yang sempat beredar.
Hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari Asco Automotive mengenai rencana bisnis mereka selanjutnya, termasuk spekulasi beralih ke merek China. Daihatsu sendiri memastikan total jaringan dealer resmi mereka di Indonesia masih tetap solid melayani konsumen.