Gubernur Sulbar Yakin Pertumbuhan Ekonomi Daerah Bisa Capai Enam Persen

Penulis: Redaksi  •  Senin, 19 Januari 2026 | 15:24:17 WIB
Gubernur Sulbar Yakin Pertumbuhan Ekonomi Daerah Bisa Capai Enam Persen

JAKARTA - Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menegaskan target pertumbuhan ekonomi daerah pada tahun 2026. 

Angka yang dibidik berkisar antara 5,5 hingga 6 persen. Dengan pencapaian tersebut, diharapkan angka kemiskinan dapat turun sekitar 1 persen.

Pemerintah daerah meyakini strategi pembangunan terencana akan menjadi kunci. Pertumbuhan ini ditujukan untuk memperkuat daya beli masyarakat dan menciptakan lapangan kerja. Optimisme Gubernur muncul meski tantangan fiskal tetap menjadi perhatian serius.

Upaya ini juga sejalan dengan program nasional untuk pemerataan pembangunan. Gubernur berharap semua pihak berpartisipasi aktif. Sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat diharapkan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.


Strategi Penurunan Angka Kemiskinan

Suhardi Duka menekankan pentingnya menurunkan angka kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi. Program-program pemberdayaan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah. Peningkatan produktivitas sektor riil diharapkan langsung memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Selain itu, pemerintah daerah menyiapkan skema bantuan dan pelatihan keterampilan. Tujuannya agar warga mampu mandiri secara ekonomi. Kebijakan ini juga memperkuat ketahanan sosial dan mengurangi kesenjangan di Sulbar.

Inovasi dalam pembangunan desa turut menjadi fokus. Pemerintah mengintegrasikan program infrastruktur dengan pemberdayaan ekonomi lokal. Hal ini bertujuan agar manfaat pertumbuhan dapat dirasakan merata di seluruh kabupaten.


Tantangan Fiskal dan Optimisme Pemerintah

Meskipun menghadapi tantangan fiskal yang signifikan, Gubernur tetap optimistis. Penarikan sebagian transfer dari pemerintah pusat tidak mengurangi target pertumbuhan. Komitmen jajaran pemerintahan menjadi faktor penentu keberhasilan program ekonomi.

Suhardi Duka menekankan kerja sama lintas sektor sebagai strategi utama. Pemerintah daerah menyiapkan langkah-langkah adaptif untuk menghadapi perubahan anggaran. Optimisme ini menunjukkan ketahanan pemerintah dalam mengelola sumber daya terbatas.

Keyakinan Gubernur muncul dari pengalaman pembangunan sebelumnya. Inovasi dan kreativitas dianggap sebagai senjata menghadapi tantangan fiskal. Dengan strategi yang tepat, pertumbuhan ekonomi dan pengurangan kemiskinan tetap dapat dicapai.


Upaya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Gubernur percaya bahwa partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan. Pembangunan ekonomi tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga keterlibatan warga. Kolaborasi ini mencakup sektor pendidikan, usaha mikro, dan ekonomi kreatif.

Sinergi antara pemerintah daerah dan pihak swasta juga diperkuat. Investasi lokal diharapkan meningkat seiring program pembangunan infrastruktur. Kegiatan ini turut mendorong terciptanya lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pemberdayaan desa menjadi salah satu langkah strategis. Setiap program diarahkan agar mampu menurunkan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup. Dampak positif ini diharapkan terasa di seluruh pelosok Sulawesi Barat.


Semangat Kerja dan Komitmen Pemerintah

Suhardi Duka menekankan kerja keras dan komitmen seluruh jajaran pemerintahan. Semangat ini menjadi dasar optimisme pencapaian target pertumbuhan. Pemerintah daerah juga mendorong inovasi agar pembangunan lebih efektif.

Peningkatan pelayanan publik dan tata kelola ekonomi menjadi fokus utama. Pemerintah berupaya menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan sektor usaha. Langkah-langkah ini diharapkan mendorong investasi dan meningkatkan produktivitas lokal.

Kerja sama lintas sektor diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain. Gubernur percaya bahwa inovasi dan kolaborasi mampu menghadirkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Kesadaran kolektif masyarakat dan pemerintah menjadi kunci keberhasilan jangka panjang.


Optimisme dan Harapan Masa Depan

Gubernur Sulawesi Barat optimistis target pertumbuhan dapat tercapai. Dengan angka 5,5 hingga 6 persen, masyarakat diharapkan merasakan manfaat ekonomi nyata. Penurunan kemiskinan sebesar 1 persen menjadi indikator keberhasilan program pembangunan.

Selain pertumbuhan ekonomi, pemerintah menekankan pentingnya pembangunan berkelanjutan. Sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur diprioritaskan agar kualitas hidup meningkat. Langkah-langkah ini menunjukkan visi jangka panjang Sulawesi Barat untuk sejahtera dan mandiri.

Optimisme Gubernur juga mencerminkan keyakinan terhadap kemampuan masyarakat. Partisipasi aktif warga dan kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi pembangunan. Dengan strategi terencana, Sulawesi Barat siap menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang ekonomi secara maksimal.

Reporter: Redaksi
Back to top