SULAWESI BARAT — Hasil imbang ini menjadi catatan tersendiri bagi debut David Nascimento sebagai pelatih kepala. Meski gagal meraih tiga poin, permainan anak asuhnya di babak kedua memberikan sinyal positif.
Garuda Muda sebenarnya tampil dominan sepanjang laga. Malaysia yang mencoba mengambil inisiatif sejak awal berhasil dipatahkan lini tengah Indonesia yang disiplin.
Peluang emas pertama lahir di menit ke-4. Chico Jericho menusuk dari sisi sayap, melewati bek lawan, lalu melepaskan tendangan keras. Sayang, kiper Adam Nurfakrullah masih bisa mengamankan bola.
Ancaman terbesar datang pada menit ke-31. Lagi-lagi Chico menjadi aktor setelah tembakannya berhasil memperdaya kiper Malaysia. Namun, bola membentur tiang gawang. Skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, ritme permainan Indonesia meningkat drastis. Serangan dari sektor sayap terus merepotkan pertahanan lawan. Penguasaan bola dan kreasi peluang didominasi Garuda Muda.
Namun, sepak bola kerap kali kejam. Saat kemenangan sudah di depan mata, Malaysia mampu menyamakan kedudukan di menit akhir. Gol tersebut memupus harapan Indonesia meraih kemenangan perdana di bawah asuhan Nascimento.
Hasil imbang ini membuat Indonesia mengoleksi satu poin di Garuda Championship Series 2026. Tim asuhan David Nascimento dijadwalkan kembali bertanding dalam waktu dekat untuk memperbaiki posisi.
Performa di babak kedua setidaknya menjadi modal berharga. Jika Chico Jericho dan kolega mampu mempertahankan intensitas permainan selama 90 menit, kemenangan perdana tinggal menunggu waktu.